Ikatan Keluarga Adolang Layangkan Surat Terbuka untuk Bupati Majene

Koordinator Ikatan Keluarga Mandar Adolang di Kota Balik Papan, Syarif Syamsul melayangkan surat terbuka pada Bupati Majene, Fahmi Massiara.

Ikatan Keluarga Adolang Layangkan Surat Terbuka untuk Bupati Majene
Syarif Syamsul
Ketua Ikatan Keluarga Mandar Adolang di Kota Balik Papan, Syarif Syamsul 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE -- Ikatan Keluarga Mandar Adolang di Kota Balik Papan, Kalimantan Timur (Kaltim), ikut angkat bicara terkait polemik pengukuhan maraqdia dan perangkat adat Timbogading.

Koordinator Ikatan Keluarga Mandar Adolang di Kota Balik Papan, Syarif Syamsul melayangkan surat terbuka pada Bupati Majene, Fahmi Massiara.

Melalui surat itu, Syarif Syamsul memohon agar Bupati tidak menyetujui acara pelantikan tersebut.

Serta meminta panitia tidak melanjutkan kegiatan itu kecuali sekedar acara hiburan rakyat.

Rencananya pengukuhan maraqdia dan perangkat adat Timbogading akan berlangsung di Desa Betteng, Kecamatan Pamboang, Minggu (14/7/2019).

Menurutnya, Timbogading merupakan satu kesatuan dengan Adolang.

Sehingga pelantikan maraqdia dan perangkat adat Timbogading dapat memicu terjadinya konflik horizontal antara masyarakat Desa Adolang lama yang mencakup, Betteng, Adolang, Adolang Dhua, Banua Adolang dan Balombong.

"Dampaknya bukan saja pada saat pelaksanaan tapi juga kedepan pasca acara di Desa Betteng," jelas Syarif, Sabtu (13/7/2019).

Selain itu, kegiatan tersebut juga tanpa melalui musyawarah adat yang harusnya melibatkan perangkat Adat Peneneang Adolang.

Masyarakat Adolang yang ada di Mandar maupun di perantauan tidak pernah dilibatkan diskusi terbuka.

Halaman
123
Penulis: edyatma jawi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved