Terjatuh dari Pohon Aren, Petani Pembuat Gula Merah di Maros Tewas

Rappe ditemukan tak bernyawa, di kawasan hutan Lingkungan Panaikang, Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Maros.

Terjatuh dari Pohon Aren, Petani Pembuat Gula Merah di Maros Tewas
Humas Polres Maros
Seorang pembuat gula merah di Maros, ditemukan meninggal dunia di bawah pohon aren 

TRIBUN-MAROS.COM, BANTIMURUNG - Seorang petani pembuat gula merah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rappe (52), ditemukan tewas di bawah pohon aren, Kamis (11/7/2019) sore kemarin.

Rappe ditemukan tak bernyawa, di kawasan hutan Lingkungan Panaikang, Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Maros.

Waspada, Angin Kencang Landa Pesisir Majene dan Polman Hari Ini

Jalan Santai HUT ke 479 Tahun Mamuju Berhadiah 3 Unit Sepeda Motor

Mayat Rappe pertama kali ditemukan oleh iparnya sendiri, Hamka (45).

Hamka menemukan iparnya tersebut, usai dicari gegara tak kunjung pulang ke rumahnya.

Padahal, Rappe meninggalkan rumahnya sejak pukul 07.00 Wita pagi, untuk memberi makan ternak sapinya, sekaligus mengambil air aren.

Air aren merupakan bahan baku dalam pembuatan gula merah.

Seorang pembuat gula merah di Maros, ditemukan meninggal dunia di bawah pohon aren
Seorang pembuat gula merah di Maros, ditemukan meninggal dunia di bawah pohon aren (Humas Polres Maros)

"Saat ditemukan, sudah meninggal meninggal dunia di bawah pohon aren," kata Hamka, Jumat (12/7/2019).

Pada bagian wajah Rappe, juga ditemukan luka lebam, dan diduga mengalami patah leher.

Menemukan iparnya dalam keadaan meninggal dunia, Hamka pun memberitahukan ke keluarga dan warga sekitar.

Mayat Rappe selanjutnya dibawa ke rumahnya, yang tak jauh dari hutan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved