RSUD Batara Siang Pangkep Gelar Seminar ICP, Pemateri Puji Inovasi e-OKE PASIEN

Narasumber seminar Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Keperawatan Unhas, Rini Rachmawaty.

RSUD Batara Siang Pangkep Gelar Seminar ICP, Pemateri Puji Inovasi e-OKE PASIEN
munjiyah/tribunpangkep.com
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Siang menggelar Seminar Interprofesional Colaboration Praktice (ICP) di Aula RSUD Batara Siang, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Jumat (12/7/2019). 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Siang, Kabupaten Pangkep, menggelar Seminar Interprofesional Colaboration Praktice (ICP) di Aula RSUD Batara Siang, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Jumat (12/7/2019).

Narasumber seminar Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Keperawatan Unhas, Rini Rachmawaty.

Acara ini diprakarsai oleh Kepala Seksi Keperawatan RSUD Batara Siang, Naomi Malaha dan dibuka oleh Dirut RSUD Batara Siang, dr Annas Ahmad.

Tujuan seminar ini untuk meningkatkan aksesibilitas pelayanan kesehatan, yang bukan hanya tanggung jawab satu profesi melainkan tanggung jawab semua disiplin ilmu.

"Sangat dibutuhkan kolaborasi bersama dari para profesi kesehatan dari berbagai disiplin ilmu. Tentu ini menjadi kunci peningkatan kualitas pelayanan di RSUD Batara Siang," ujar Naomi.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Keperawatan 
Unhas, Rini Rachmawaty menambahkan kalau ICP sangat dibutuhkan untuk mempersiapkan para petugas kesehatan dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan.

"Jadi dengan ICP ini tingkat keselamatan pasien terjaga, pelayanan kesehatan yang efisien,  efektif, kolaborasi praktek antar profesi serta dapat menurunkan resiko lambatnya penanganan pasien," ujar Rini.

Komponen dari ICP meliputi dokter, perawat, psikiater hingga tenaga tekhnis.

Saat ini, kata Rini, di Indonesia petugas kesehatan masih belum dapat berkolaborasi, karena masih mementingkan ego masing-masing.

Harusnya, pekerja kesehatan dapat membuka wawasannya untuk menerapkan dalam perawatan pasien.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved