Rampungkan Berkas Tersangka, Kejati Periksa Eks Dirum PD Parkir 2012

Rusdi menjadi tersangka terkait kasus dugaan korupsi kasus dugaan korupsi penyimpangan Perusahaan Daerah (PD) Parkir Raya Makassar

Rampungkan Berkas Tersangka, Kejati Periksa Eks Dirum PD Parkir 2012
hasan/tribun-timur.com
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin, Jumat (12/7/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan kembali memeriksa tiga saksi untuk tersangka, mantan Direktur Umum (Dirum) Perusahaan Daerah (PD) Raya Makassar, Rusdi Muhadir.

Rusdi menjadi tersangka terkait kasus dugaan korupsi  kasus dugaan korupsi penyimpangan Perusahaan Daerah (PD) Parkir Raya Makassar, anggaran 2008 hingga 2014 senilai Rp 1,9 miliar.

"Pasca penetapan tersangka, penyidik masih membutuhkan keterangan saksi. Oleh karena itu penyidik masih melakukan pemanggilan yang dipandang perlu memberi kesaksian," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin, Jumat (12/07/2019)

Tiga saksi dipanggil dan diperiksa yakni salah satunya adalah Mantan Direktur Umum (Dirum) PD Parkir Raya Makassar periode 2012, Ilyas dan mantan anggota Badan Pengawas PD Parkir.

Ketiga saksi diperiksa Kamis kemarin di ruang penyidik Bidang Pidana Khusus Kejati lantai V.

Sementara untuk tersangka sendiri, kata Salahuddin baru akan diagendakan dalampemanggiln.

Namun jadwalnya diseragkan sama penyidik.

Sebelumnya Kejati menetapkan Rusdi sebagai tersangka. Rusdi disangka melakukan pengambilan uang milik perusahaan pada saat dirinya menjabat sebagai Direktur Operasional PD Parkir.

Serta menyetujui pengambilan uang perusahan yang dilakukan oleh mantan Dirut Arianto Damma ketika sudah menjabat sebagai Direktut Umum.

Pengelolaan dana PD Parkir Raya Makassar diusut Kejaksaan karena diduga ada penyimpangan yang merugikan uang negara.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved