Warga Bontoramba Batal Naik Haji, Begini Penjelasan Kepala Kemenag Jeneponto

Ia menjelaskan, sembilan orang ini diakui memang kuota cadangan untuk berangkat tahun ini. Cadangan sebagai pengganti jika ada jamaah yang batal.

Warga Bontoramba Batal Naik Haji, Begini Penjelasan Kepala Kemenag Jeneponto
ikbal/tribunjeneponto.com
Sakiang (67) pegang paspor dan bukti pelunasan dana haji 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Sebanyak 9 Jamaah calon haji (JCH) Kabupaten Jeneponto batal berangkat ke tanah suci Mekkah.

Hal itu dibenarkan Kepala Kemenag Jeneponto, Saharuddin, ke wartawan.

Remaja di Luwu Timur Kena Gizi Buruk, Ini Kata Bupati

Mahfud MD Komentari Status Hukum Habib Rizieq Shihab, Ini Permintannya Antara Hukum dan Politik

"Ada sembilan yang batal berangkat karena mereka masuk kuota cadangan," kata Saharuddin.

Ia menjelaskan, sembilan orang ini diakui memang kuota cadangan untuk berangkat tahun ini. Cadangan sebagai pengganti jika ada jamaah yang batal berangkat.

Karena tidak ada JCH yang batal, sehingga sembilan orang cadangan ini batal.

"Jamaah yang tidak berangkat ini pun telah mengembalikan koper yang telah mereka terima sebelumnya," tururnya.

"Koper yang kita bagi itu salah. Apa boleh buat, kami keliru," tandasnya.

Sakiang (67) pegang paspor dan bukti pelunasan dana haji
Sakiang (67) pegang paspor dan bukti pelunasan dana haji (ikbal/tribunjeneponto.com)

Tahun ini, diakuinya, ada 346 jemaah haji Jeneponto yang akan berangkat pada tanggal (27/7/2019) mendatang.

Salah seorang JCH yang masuk kuora cadangan dan batal berangkat yakni Sakiang (67) mengaku kecewa.

Nenek 76 tahun telah mempersiapkan dan memenuhi syarat untuk berangkat haji tahun ini.

Halaman
12
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved