Timpora Minta Pertanggungjawaban Perusahaan AMJ soal TKA Ilegal

Satu TKA asal Cina ini masih tertahan di Imigrasi Makassar dan terancam dideportasi karena tidak memiliki dokumen lengkap.

Timpora Minta Pertanggungjawaban Perusahaan AMJ soal TKA Ilegal
Munjiyah/Tribun Pangkep
Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) meminta pertanggungjawaban pihak perusahaan Anugerah Marmer Jelita (AMJ) soal Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal asal China, Rabu (10/7/2019). 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Tim Pengawas Orang Asing (Timpora) meminta pertanggungjawaban pihak perusahaan Anugerah Marmer Jelita (AMJ) soal Tenaga Kerja Asing (TKA) ilegal asal China.

Satu TKA asal China ini masih tertahan di Imigrasi Makassar dan terancam dideportasi karena tidak memiliki dokumen lengkap.

PPP Heboh dan Pede Minta Jatah Menteri ke Jokowi, Kenapa Golkar dan PDIP Santai Saja?

Polres Palopo Kejar Bandar Judi Kupon Putih Berinisial AC

Dia ditahan di rumah detensi imigrasi dan menunggu pertanggung jawaban, pihak perusahaan Anugerah Marmer Jelita (AMJ), perusahaan yang membawanya bekerja di Kabupaten Pangkep.

Anggota Timpora yang juga Kasi Intel Kejari Pangkep, Mustar mengatakan pihak perusahaan dalam hal ini penanggungjawab, Robert dan David agar menyelesaikan permasalahan terkait 1 TKA ilegal yang tidak memiliki visa kerja dan dokumen resmi dari imigrasi.

"Saya minta pertanggungjawaban dari pihak perusahaan, awal permasalahan ini kan dari kalian. Ini parah sekali karena pihak AMJ membawa TKA ilegal tanpa melapor dulu ke Disnaker Pangkep," ujarnya, Rabu (10/7/2019).

Mustar menyebut, seharusnya pihak perusahaan mengikuti aturan yang ada.

"Harus ikut aturan dong, sekarang apa upaya AMJ untuk 1 TKA yang saat ini berada di Imigrasi, apalagi  dia sudah terancam di deportasi," ungkapnya.

Pihak AMJ harus bertanggung jawab atas kesalahan yang terjadi ini.

"Kalau tidak tanggung jawab, kami akan tetap melakukan proses secara berkala. Disnaker Provinsi yang akan langsung ke penyidik untuk upaya hukumnya, karena Disnaker sudah memeriksa, 1 TKA ini melanggar dan tidak punya visa kerja" katanya.

Mustar menyebut, pihak perusahaan harus kooperatif dengan 1 TKA ilegal tersebut.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved