Pendukung Capres Ditangkap Gegara Sebar Hoax 'Istana Legalkan PKI', Nomor Berapa Ya?

Pendukung Capres ditangkap gegara sebar hoax 'Istana legalkan PKI', nomor berapa ya? Pilpres selesai, namun hoax masih merajalela.

Pendukung Capres Ditangkap Gegara Sebar Hoax 'Istana Legalkan PKI', Nomor Berapa Ya?
KOMPAS.COM/INDRA AKUNTONO
Ilustrasi, Istana Presiden di Jakarta. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pendukung Capres ditangkap gegara sebar hoax 'Istana legalkan PKI', nomor berapa ya?

Pilpres selesai, namun hoax masih merajalela.

Polisi menangkap seorang pria berinisial LES (55).

Dia diduga menyebarkan informasi bohong atau hoaks yang menyebut Partai Komunis Indonesia (PKI) dilegalkan oleh Pemerintah.

Menurut polisi, LES menyebarkan hoaks tersebut sebagai bentuk dukungan politik terhadap salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden tertentu.

LES diringkus polisi di daerah Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada 5 Juli 2019.

"Tujuan tersangka memposting konten gambar di Facebook miliknya dan video ke WhatsApp grup adalah sebagai bentuk dukungan politik terhadap salah satu paslon presiden," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Rabu (10/7/2019).

Hoaks berbentuk video itu disertai dengan narasi berupa "ISTANA MERESMIKAN BAHWA PKI DIPERBOLEHKAN DI INDONESIA”.

Video itu tampak menampilkan gambar Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam sebuah tayangan televisi.

LES menyebarkannya ke sebuah grup di aplikasi WhatsApp bernama "JOGLO SEMAR GUGAT" menggunakan akunnya dengan nama Lutfhie Eddy.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved