Pelaku Peragakan Adegan Pembunuhan di Polres Palopo, Keluarga Korban Mengamuk

Keluarga korban yang sebelumnya berada di luar aula meluapkan emosinya dengan melompati pelaku saat diantar masuk ke ruang tahanan.

Pelaku Peragakan Adegan Pembunuhan di Polres Palopo, Keluarga Korban Mengamuk
Humas Polres Palopo
Polres Palooo melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan warga Temmalebba, Idaroyani yang terjadi pada ,Senin (27052019) lalu. 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Rekonstruksi kasus Pembunuhan Ibu Rumah Tangga (IRT) diwarnai kericuhan di Aula Bhakti Pratidina Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Palopo. Jl Opu To Sappaile, Kecamatan Wara, Kamis (11/07) sore.

Keluarga korban yang sebelumnya berada di luar aula meluapkan emosinya dengan melompati pelaku saat diantar masuk ke ruang tahanan.

Polisi dengan cepat melerai keluarga korban dengan pelaku agar pertikaian tidak meluas.

Orangtua korban nyaris pingsan melihat rekonstruksi berlangsung, dan harus diistirahatkan ke ruang Provost Polres Palopo.

Baca: FAKTA BARU Pembunuhan Bocah SD, Pelaku Simpan 2 Karung Celana Dalam Wanita & Reaksi Ibu Korban

Baca: Polres Palopo Ringkus 15 Pelaku Judi Kupon Putih

Sepanjang reka ulang itu, keluarga korban sempat riuh saat pelaku Asdar (26) memperlihatkan caranya menghabisi korban Ida Royani (40) menggunakan gunting di adegan ke 12.

Kapolres Palopo AKBP Ardiyansah mengatakan, sebanyak 14 adegan yang diperagakan pelaku.

Dimulai saat pelaku masuk melalui pintu belakang rumah korban, lalu masuk kamar untuk mencuri gawai kemudian membunuh pemilik rumah.

"Dari rekonstruksi itu dapat disimpulkan, pelaku membunuh korbannya saat kepergok. Pelaku yang sudah tertangkap menikam pemilk rumah menggunakan gunting," katanya.

Pembunuhan itu terungkap pada bagian 10 hingga 13 dalam reka adegan.

Residivis curanmor itu telah mengintai rumah tersebut jauh hari sebelum aksinya dilakukan.

Baca: Rekannya Tak Dapat Jabatan, Alumni IPMIL Protes Wali Kota Palopo

Baca: Tabrak Tiang Listrik, Warga Latuppa Palopo Meninggal Dunia

"Adegan 10 hingga 13 memperagakan cara pelaku membunuh korban," ujar Ardiansah.

Pelaku terancam pasal 365 ayat 3 dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sebelumnya, Ida Royani (43) ditemukan tewas bersimbah darah di teras rumahnya.

Ibu beranak dua itu tewas di depan mata anaknya.

Pelaku diringkus polisi di Kabupaten Sidrap.(tribunpalopo.com)

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved