Musim Kemarau, Warga Borongkalukua Maros Butuh Bantuan Air Bersih

Hal tersebut diungkapkan warga setempat, Salmiah (48), kepada tribun-maros.com, Kamis (11/7/2019).

Musim Kemarau, Warga Borongkalukua Maros Butuh Bantuan Air Bersih
amiruddin/tribun-timur.com
Kolam penampungan air, warga Dusun Borongkalukua, Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. 

TRIBUN-MAROS.COM, MAROS BARU - Warga yang bermukim di Dusun Borongkalukua, Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, terpaksa membeli air bersih, demi memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Hal tersebut diungkapkan warga setempat, Salmiah (48), kepada tribun-maros.com, Kamis (11/7/2019).

"Buat masak dan mandi kami harus beli air bersih. Air sumur di sini asin pak," kata Salmiah.

Sensasi Pizza Harper Perintis Makassar Bikin Lidah Meleleh, Harga Rp 90 Ribu Nett

UKT Tertinggi Jalur Mandiri Unhas Rp 20 Juta, Terendah Rp 3 Juta

Ibu tiga anak itu mengaku, setiap memasuki musim kemarau seperti sekarang, warga setempat selalu membeli air bersih.

Satu tangki air bersih, dibeli warga pemilik penampungan air, dengan harga Rp 170 ribu.

Air tersebutlah yang disalurkan ke warga setempat.

"Kami beli dengan harga Rp 750 rupiah per jerigen, untuk isi 10 liter. Sedangkan jerigen berisi 20 liter air bersih, kami beli seribu lima ratus rupiah," ujarnya.

Dalam sehari, kata dia, Salmiah biasa merogoh kocek Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu, untuk kebutuhan air bersih.

Warga setempat, Bahar (33), juga mengatakan hal yang sama.

Sensasi Pizza Harper Perintis Makassar Bikin Lidah Meleleh, Harga Rp 90 Ribu Nett

UKT Tertinggi Jalur Mandiri Unhas Rp 20 Juta, Terendah Rp 3 Juta

Selain melalui pengecer, kebutuhan air warga setempat juga diperoleh dari kolam penampungan.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved