Mulai Hemat Air, Puncak Musim Kemarau Datang Agustus, Suhu Capai 32 Derejat Celsius

Mulai Hemat Air, Puncak Musim Kemarau Datang Agustus, Suhu Capai 32 Derejat Celsius

Mulai Hemat Air, Puncak Musim Kemarau Datang Agustus, Suhu Capai 32 Derejat Celsius
Waode Nurmin/TribunGowa.com
Debit air Bendungan Serbaguna Bili-bili yang berada di Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Sulsel, juga mengalami penurunan sepanjang musim kemarau. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --  Cuaca panas melanda sebagian wilayah Sulawesi Selatan beberapa hari terakhir. Suhu udara diperkirakan mencapai 32 derajat celcius.

Menurut prakirawan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Makassar, suhu panas ini terjadi karena wilayah Sulsel, khususnya Kota Makassar tengah memasuki Musim Kemarau.

Musim ini diperkirakan akan berlangsung hingga Oktober 2019 mendatang.

"Tapi puncaknya diperkirakan pada Agustus dan September nanti," kata Prakirawan BMKG wilayah IV, Esti Kristantri.

Wilayah yang dilanda musim kemarau disebutkan berada pada wilayah Sulawesi Selatan bagian barat dan Selatan.

Seperti Kota Makassar, Takalar, Gowa, Maros dan beberapa wilayah lainnya. Atas kondisi ini ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dengan musim kemarau.

Kondisi cuaca dan suhu udara yang panas bisa berdampak pada kekeringan lahan pertanian. Selain itu, berpotensi terjadinya kebakaran.

"Himbauannya mungkin lebih ke hemat penggunaan air, serta menjaga kondisi kesehatan saat beraktivitas d luar rumah;" tuturnya. (San/Tribun Timur)

Kemarau Tahun Ini Lebih Panjang

Di sebagian besar wilayah Indonesia saat ini sudah memasuki musim kemarau --meski ada yang musim hujan.

Halaman
1234
Penulis: Hasan Basri
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved