Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Advokat ini Siapkan Diri Bertarung di Pemilihan Wali Kota Makassar

"Menjadi kontestan sebagai Balon Walikota Makassar, tentulah cukup berat tantangannya. Terutama dalam hal membangun komunikasi dan kepercayaan

Penulis: Hasan Basri | Editor: Ansar
Irianto Baso Ince
Irianto Baso Ince, salah satu Advokat Senior gelar silaturahmi di BTP Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Irianto Baso Ince, salah satu Advokat Senior berencana bakal ikut serta meramaikan bursa Pemilihan calon Walikota Makassar priode 2020-2025 mendatang.

"Menjadi kontestan sebagai Balon Walikota Makassar, tentulah cukup berat tantangannya. Terutama dalam hal membangun komunikasi dan kepercayaan di masyrakat, " kata Ince dalam rilisnya.

"Teman-teman dan masyrakat, di sekitar tempat tinggal saya. Menginginkan saya untuk ikut serta menjadi calon Walikota Makassar," ujar Mantan kader HMI cabang Makassar era tahun 1983 lalu.

Walaupun kata Irianto sapaan akrabnya, bukan karena rencana dan karena keinginannya.

Ingin Manjakan Lidah dengan Masakan Padang di Takalar ? Ini Tempat dan Daftar Menunya

Gelar Perkembangan Pembangunan Pertanian di Agrivaganza

Serta ia juga belum ikut mencalonkan diri untuk ikut dalam Pilwalkot Kota Makassar, pada 2020 yang akan datang.

"Tapi keinginan itu kan masih dipikir-pikir. Perlukah saya maju atau tidak ? " ungkapnya di hadapan sejumlah kader pengurus HMI.

Sebagai mantan kader HMI mengapa ia harus maju.

Hal tersebut tentu saja belum bisa ia jawab dan pastikan, tapi semua itu tergantung dari dukungan-dukungan yang ada nantinya.

Tentu saja untuk memastikan dukungan tersebut, kata Irianto tentu saja harus dilihat apakah bisa menaikkan popularitas atau tidak.

Dengan cara melakukan survey di masyarakat, utamanya di Kota Makassar.

"Kalau nanti hasil survey tersebut, meningkat elektabilitasnya. Dukungan ini mengalir dan mereka konsisten, baru kita memikirkan kembali," cetusnya.

Sebab sekalipun popularitas dan elektabilitas naik, menurut Irianto bukan suatu jaminan.

Tentu saja juga harus didukung dengan teman-teman, yang mau bekerja secara konsisten.

Bagaimana cara mereka membangun hubungan silaturahim, merajut kebersamaan demi melihat bagaimana kedepan membangun masyarakat Makassar ini.

Ingin Manjakan Lidah dengan Masakan Padang di Takalar ? Ini Tempat dan Daftar Menunya

Gelar Perkembangan Pembangunan Pertanian di Agrivaganza

Sebagai Kota yang bergerak di bidang pelayanan, pendidikan dan sektor industri.

Dalam perspektif agama dan kemanusiaan.

Lebih jauh Irianto menuturkan, melihat Makassar yang ada sekarang ini. Terutama pemimpin-pemimpin Makassar sebelumnya, sudah memgelola Kota Makassar ini dengan baik.

Meski begitu masih ada hal-hal yang belum dicapai.

"Misalnya sektor pendidikan, dimana sektor pendidikan ini sangat penting bagi masyarakat. Tujuannya tentu kemajuan Kota Makassar yang lebih baik kedepannya," katanya.

Seperti contohnya, apakah masih ada anak-anak di Kota Makassar ini, belum sekolah karena alasan mahalnya biaya pendidikan.

Kalau itu masih ada, tentu saja itu merupakan tanggung jawab pemerintah, dalam hal mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tak hanya persoalan dan kebijakan-kebijakan di sektor pendidikan, saja yang harus didorong dan diperbaiki.

Persoalan di sektor infrastruktur juga harus di benahi, terutama bagaiman mengatasi soal kemacetan yang ada di Kota Makassar ini.

Apa dan bagaimana solusinya agar masalah kemacetan, itu bisa teratasi dengan baik.

"Caranya yaitu bagaimana kita membuat suatu sistem, yang kemudian sistem itu buat dengan tidak meresahkan kepentingan masyarakat," ujarnya.

Irianto menambahkan, masalah banjir tentu juga menjadi persoalan penting, di Kota Makassar yang harus diatasi dan dicari solusinya.

Persoalan banjir selalu menjadi keluhan masyarakat terus menerus, setiap musim hujan datang yang sampai hari ini belum teratasi.

"Saya kira salah satu solusinya adalah, dengan memperbanyak membangun ruang terbuka hijau," katanya.

"Serta membangun penataan kota secara konsisten, dengan melahirkan kebijakan-kebijakan yang tepat," tutupnya. (*)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Klik Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved