Hak Angket

Reaksi Gubernur Sulsel Disebut Terima Rp 10 M dari Kontraktor di Pilgub, Anak Buah 'Nyanyi' di DPRD

Reaksi Gubernur Sulsel Disebut Terima Rp 10 M dari Kontraktor di Pilgub, Anak Buah 'Nyanyi' di DPRD

Reaksi Gubernur Sulsel Disebut Terima Rp 10 M dari Kontraktor di Pilgub, Anak Buah 'Nyanyi' di DPRD
muslimin emba/tribun-timur.com
Sidang lanjutan Panitia Hak Angket berlanjut dengan menghadirkan mantan Kepala Inspektorat Sulsel Lufie Natsir di lantai 8 gedung DPRD Provinsi Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (10/6/2019) siang 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Panitia Khusus Hak Angket DPRD Sulsel kembali menggelar sidang di Gedung DPRD Sulsel hari ini. 

Hak Angket DPRD Sulsel mempertanyakan sejumlah kebijakan Pemprov Sulsel.

Sidang lanjutan Panitia Hak Angket berlanjut di lantai 8 gedung DPRD Provinsi Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (10/6/2019) siang.

Sidang menghadirkan terperiksa mantan Kepala Inspektorat Sulsel, Lutfie Natsir.

Sidang yang sedianya dimulai pukul 09.30 Wita molor ke pukul 11.20 Wita.

Sidang dipimpin ketua Kadir Halid dan wakil ketua Arum Spink dan Selle KS Dalle.

Sebelumnya pada Selasa (9/7/2019), Mantan Kepala Biro Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Jumras memberikan keterangan pada saat Sidang Pansus Hak Angket.

Jumras menceritakan dua pengusaha bernama Agung Sucipto dan Ferry T menemui dia untuk bisa dimenangkan dalam tender proyek.

Baca: 5 Hari Lagi Ilham Arief Sirajuddin Bebas Penjara, Inilah Curhat Menyayat Hati Putrinya Haera IAS

Baca: 6 Lowongan Kerja Tersedia ada BUMN, Karyawan BRI, PLN, Pelayaran, Hingga Dosen Cek Info Resmi

Namun, Jumras mengakui meminta ikut lelang tender proyek.

Setelah pertemuan itu, ia dipanggil ke Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, 20 April 2019.

Halaman
123
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved