Masih Ada 9 Desa dan Kelurahan Tergenang Air Banjir di Wajo

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo mencatat, masih ada 9 desa/kelurahan di 4 kecamatan yang masih tergenang banjir.

Masih Ada 9 Desa dan Kelurahan Tergenang Air Banjir di Wajo
hardiansyah/tribunwajo.com
Banjir yang masih menggenanangi pemukiman masyarakat di Kelurahan Laelo, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Rabu (10/7/2019). 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Meski telah surut, banjir masih menggenangi sebagian wilayah Kabupaten Wajo, Rabu (10/7/2019).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo mencatat, masih ada 9 desa/kelurahan di 4 kecamatan yang masih tergenang banjir.

Mahasiswa FIK UNM KKN di Sidrap, Tanaman Obat Keluarga jadi Prioritas

Empat Tahun Sakit, Kaki Muadzin di Enrekang Kini Diobati oleh ACT dan Kitabisa.com

Adalah di Desa Woronge, Desa Ugi, Desa Pallimae di Kecamatan Sabbangparu. Kemudian, Desa Tonrongtenga, Desa Watampanua, dan Desa Lagosi di Kecamatan Pammana.

Lalu, Desa Limporilau di Kecamatan Belawa dan Kelurahan Laelo serta Kelurahan Salomenraleng di Kecamatan Tempe.

"Banjir sudah mulai surut, tapi ini masih dinamis juga sebenarnya," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wajo, Alamsyah.

Pihak BPBD Wajo pun masih terus melakukan upaya pemulihan pasca bencana, mengingat pemberlakuan status masa transisi pemulihan darurat tersebut hingga 3 bulan ke depan, terhitung sejak 22 Juni 2019 lalu.

Banjir yang masih menggenanangi pemukiman masyarakat di Kelurahan Laelo, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Rabu (10/7/2019).
Banjir yang masih menggenanangi pemukiman masyarakat di Kelurahan Laelo, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Rabu (10/7/2019). (hardiansyah/tribunwajo.com)

"Kita sedang lakukan pemulihan, kita juga masih salurkan bantuan bagi masyarakat korban banjir yang membutuhkan," katanya.

Diketahui, banjir di Kabupaten Wajo terjadi mulai terjadi pada awal Juni 2019 lalu. Sudah sebulan lebih banjir bertahan, dengan ketinggian berkisar 10 cm hingga 100 meter.

"Tentu kita harap cepat surut, tapi itu tergantung juga dari curah hujan di kabupaten tetangga," kata mantan Kabag Kesra Pemkab Wajo tersebut.

Akibat banjir yang menerjang Bumi Lamaddukelleng, BPBD Kabupaten Wajo mencatat total kerugian mencapai Rp 27.832.000.000. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Klik Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Ket gam: Banjir yang masih menggenanangi pemukiman masyarakat di Kelurahan Laelo, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Rabu (10/7/2019).
(Sumber: Hardiansyah Abdi Gunawan)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved