Bupati Gowa Akan Bentuk Badan Pengelola Balla Lompoa, Tujuannya?

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, badan pengelola khusus diperlukan agar kedua kawasan yang masuk dalam target

Bupati Gowa Akan Bentuk Badan Pengelola Balla Lompoa, Tujuannya?
ari maryadi/tribungowa.com
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Pemerintah Kabupaten Gowa akan membentuk badan pengelola yang bertanggung jawab terhadap kawasan Museum Balla Lompoa dan Lapangan Discovery Syekh Yusuf Gowa.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, badan pengelola khusus diperlukan agar kedua kawasan yang masuk dalam target perbaikan infrastruktur Pemkab Gowa nantinya dapat lebih terawat dengan baik dan bertahan lama.

"Ini langkah pemerintah untuk memaksimalkan pengelolaan di Kawasan Balla Lompoa dan Lapangan Syekh Yusuf," kata Adnan, Selasa (9/7/2019).

Dalam badan pengelolaan yang dibentuk akan disiapkan petugas kebersihan, petugas keamanan, dan lainnya. Tak hanya itu di kedua wilayah ini akan disiapkan CCTV yang akan memantau langsung seluruh aktivitas.

"Kita harapkan seluruh petugas dari badan pengelola dapat bertanggungjawab penuh karena seluruh kinerja akan dinilai dengan maksimal, jika tidak maksimal akan diganti. Ini demi menjaga kelestarian bangunan dan demi jangka panjangnya bangunan," jelasnya

Bupati Adnan menyebutkan, tahun ini juga Pemkab Gowa akan merevitalisasi Balla Lompoa dan Istana Balla Lompoa secara menyeluruh.

Khusus untuk konsep revitalisasi masih dalam tahap pembahasan dengan melibatkan para pakar, tokoh kebudayaan maupun keluarga kerajaan.

"Revitalisasi Balla Lompoa dan Istana Balla Lompoa kita targetkan rampung pada 2020 karena memang pengerjaannya dipastikan memakan waktu yang lama. Pasalnya akan mengubah total kawasan ini dengan tujuan untuk dijadikan icon pariwisata baru di Sulsel dan Gowa secara khusus," ujarnya.

Untuk Balla Lompoa Pemkab Gowa akan meggelontorkan dana Rp 15 Miliar. Sebagai tahap awal akan dikucurkan Rp 6,5 miliar.

Sementara lapangan Syekh Yusuf Gowa dengan luas 4,8 ha itu ditargetkan rampung pada desember mendatang. Dimana revitalisasinya menggunakan anggaran sebesar Rp10 miliar di APBD Pokok 2019 dan Rp19 miliar di APBD 2018

Laporan Wartawan Tribun Gowa @bungari95

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved