Tribun Wiki
TRIBUNWIKI: KDI Kembali Digelar, Simak Awal Mulanya
KDI 2018 akan mulai tayang pada bulan Juli 16 Juli 2018 menampilkan calon bintang dangdut berbakat Indonesia.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
nesia (KDI) akan kembali digelar.
Audisi di kota-kota besar sudah dimulai.
Tentunya, ini merupakan ajang unjuk bakat bernyanyi dan momen yang tepat untuk mewujudkan impian.
Salah satunya di Kota Jakarta.
Baca: TRIBUNWIKI: Kini Tinggal di Turki, Simak Perjalanan Karier Siti KDI
Dilansir dari Tribun Seleb, ratusan orang berbondong-bondong menyambangi MNC Studios, Kebon Jeruk untuk mendaftarkan sebagai peserta audisi KDI 2019.
Usai sebelumnya menggelar audisi di Medan, kini KDI membuka kesempatan bagi masyarakat Jakarta untuk bisa menguji bakat bernyanyi dangdut dalam ajang KDI 2019.
Meski digelar di Jakarta, rupanya peserta yang datang untuk audisi tidak hanya dari Jakarta. Satu di antaranya adalah Zainudin, peserta audisi yang datang jauh-jauh dari Blitar.
"Aku datang dari pagi, aku ingin meraih mimpiku dan membangun Indonesia lewat musik Dangdut," ucap Zainudin dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Sabtu (6/7/2019).
Nantinya para peserta audisi KDI 2019 akan melewati tiga tahap penjurian. Sebelum nantinya akan bertemu dengan Juri Artis.
Tahapan tersebut adalah penjurian pra audisi (jupra), penjurian audisi (jupri) dan penjurian final (jurnal) yang dinilai oleh para jebolan KDI seperti Mahesya KDI, Hayati KDI, Kiki KDI, Wulan Kdi serta pihak MNCTV.
Nantinya para peserta akan dinilai dari penampilan dan attitudenya sebagai seorang penyanyi profesional.
Juara KDI 2015, Mahesya menuturkan jika suara merupakan aspek yang penting untuk diperhatikan oleh para peserta audisi.
"Kita menilai dari segi suara sudah pasti dan juga penampilannya," jelas Mahesya.
Audisi KDI 2019 akan digelar dua hari di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Ajang pencarian bakat KDI 2019 siap digelar pada 22 Juli 2019 mendatang.
Bagaimana awal mula KDI?
Dilansir dari wikipedia, Kontes Dangdut Indonesia atau disingkat KDI (dahulu merupakan kepanjangan dari Kontes Dangdut TPI) adalah suatu ajang pencarian penyanyi dangdut dengan sponsor dari MNC yang bekerja sama dengan MNCTV.
KDI merupakan kontes dangdut terbesar saat itu di Indonesia.
Seluruh Kontestan KDI yang telah terseleksi akan dikarantina di sebuah asrama dan diberikan pelatihan-pelatihan berupa koreografi, olah vokal, perfomance, personalitas, dan tata busana.
Seluruh kontestan KDI yang telah terseleksi setiap minggunya akan diadu dalam Kontes KDI.
Penampilan para kontestan akan dinilai oleh para juri yang diambil dari kalangan penyanyi, artis bahkan pelawak dan pejabat tinggi serta dukungan SMS pemirsa.
Pembawa acaranya adalah Ramzi (musim pertama; musim kedua dan ketiga digantikan Irfan Hakim) dan Ussy Sulistiawaty (musim pertama dan kedua; musim ketiga digantikan Asti Ananta karena melahirkan).
Sedangkan para anggota jurinya berjumlah tiga orang yang setiap minggunya berubah-ubah.
Ajang ini sempat melahirkan bintang Siti Rahmawati atau biasa dipanggil Siti KDI yang kemudian menyabet banyak penghargaan, termasuk dari MTV Indonesia.
Musik dangdut harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
Seperti aliran musik lainnya, regenerasi dalam dangdut mutlak diperlukan untuk kelangsungan dan perkembangan musik itu sendiri.
Banyak bibit penyanyi dangdut potensial di pelosok nusantara yang kurang mendapat kesempatan untuk tampil secara nasional.
MNCTV sebagai salah satu televisi swasta yang dikenal lewat berbagai program-program musik dangdut.
Kepeduliannya terhadap kemajuan musik dangdut di tanah air, menangkap potensi dan peluang ini dengan mengadakan Kontes Dangdut Indonesia, atau disingkat KDI.
Sebagai acara kontes dangdut, maka acara KDI hanya menampilkan lagu-lagu yang berirama dangdut.
Tahap Audisi
Audisi dilaksanakan di 7 kota besar di Indonesia yaitu: Jakarta, Bandung, Medan, Makassar, Surabaya, Semarang, dan Yogyakarta.
Kemudian kota audisi diperbanyak saat musim kedua yaitu Denpasar dan Palembang.
Saat musim ketiga kota audisi bertambah ditambah Banjarmasin, namun dikurangi Semarang sehingga peserta audisi di Jawa Tengah harus audisi di Yogyakarta.
Peserta audisi di 9 kota besar di Indonesia itu sendiri sangat sukses.
Mencapai hampir 30 ribu orang dengan pendaftar tertinggi di kota Jakarta dan Bandung, sedangkan Denpasar dan Yogyakarta terendah.
Para peserta yang terdaftar disaring dalam 3 tahapan.
Tahapan pertama adalah memilih 50 besar. Peserta di 50 besar tersebut akan menyanyikan setengah sampai tiga per empat lagu yang sudah ditentukan dengan iringan musik.
Dari 50 besar akan terpilih 15 besar yang merupakan tahapan kedua.
Para peserta yang lolos 15 besar akan diberi beberapa pertanyaan dan menyanyikan sepenggal lagu-lagu dangdut yang berbeda-beda.
Tahapan ketiga akan mendapatkan 5 wakil dari tiap kota. Kelima wakil dari tiap kota ini akan bertemu di Jakarta dalam Gerbang KDI.
Wild Card
Di KDI 2, sebenarnya hanya ada 18 tempat untuk masuk ke babak final untuk masing-masing wakil 9 kota audisi.
Namun Pihak TPI memberikan suatu kesempatan kepada calon kontestan KDI yang menempati urutan ketiga saat Gerbang KDI di, untuk merebut 2 tempat di Final sehingga jumlah kontestan KDI 2 menjadi genap 20 Orang.
Dan kejadian serupa terjadi pada KDI 3 dan 4.
Dan ternyata kontestan yang beruntung pada babak Wild Card KDI 2 adalah Adi Alfaisal dari Aceh dan Tatang Kartiwa dari Bandung.
Sedangkan kontestan yang beruntung pada babak Wild Card KDI 3 adalah Dedi dari Medan dan Lola dari Jakarta serta kontestan yang beruntung pada babak Wild card KDI 4 adalah Widhi dari Surabaya dan Monica dari Jakarta.
KDI 2018
KDI 2018 akan mulai tayang pada bulan Juli 16 Juli 2018 menampilkan calon bintang dangdut berbakat Indonesia.
Untuk mencari penyanyi dangdut berbakat, MNCTV menggelar audisi di 8 kota besar, yakni Makassar (5-6 Mei), Medan dan Semarang (12-13 Mei), Surabaya dan Palembang (30 Juni – 1 Juli), Banjarmasin dan Bandung (7-8 Juli), dan Jakarta (14-15 Juli).
9.496 calon bintang mengikuti audisi ini.
Makassar dengan 1.302 pendaftar, Medan 1.638, Semarang 717, Surabaya 1.177, Palembang 1.928, Banjarmasin 1.512, dan Bandung 1.222.
Di 7 kota audisi hampir 10 ribu peserta audisi mendaftar, selanjutnya Jakarta akan menggelar audisi pada tanggal 14 dan 15 Juli 2018 di MNC Studios Kebon Jeruk sehingga keseluruhan audisi diperkirakan akan menjaring 12.000 peserta.
Ini menunjukkan betapa diminati dan kompetitifnya KDI 2018 yang melebihi audisi ajang percarian bakat serupa.
“KDI adalah ajang kompetisi dangdut yang sudah merebut perhatian publik di awal kehadirannya pada 2004 lalu. Kini di tahun 2018 KDI hadir dan banyak pihak menyambut kehadiran KDI di layar kaca MNCTV, itu terlihat dari antusiasme masyarakat saat digelar audisi di tujuh kota yang hampir mencapai 10 ribu orang. Sambutan positif juga diberikan pihak sponsor dan pengiklan menyambut nama besar KDI. Kami akan menyajikan program Dangdut yang berkualitas dan menghibur.” ujar Noersing selaku Managing Director MNCTV.
Setelah proses audisi di delapan kota besar selesai, 45 kontestan yang terpilih akan bertemu di Jakarta dalam Gerbang KDI.
Selanjutnya, tersaring 20 peserta terbaik menuju Kontes KDI, yang akan diberikan pelatihan antara lain teknik olah vokal, koreografi, kepribadian, serta penampilan busana dan make up oleh pelatih profesional di bidangnya.
Seluruh kontestan KDI yang telah terseleksi setiap minggu akan bersaing untuk tampil dan dinilai oleh para juri dan mendapatkan sms terbanyak dari masyarakat Indonesia untuk menjadi juara KDI 2018.
KDI 2018 dipandu oleh host kenamaan Indonesia Rafi Ahmad, Rina Nose, Ruben Onsu, Wendi Cagur dan Anwar BAB.
Tak hanya itu, para peserta juga akan dikomentari oleh juri juri berkompeten, yakni Ikke Nurjanah, Ayu TingTing, Beniqno Aquino, Elvy Sukaesih, Iis Dahlia, Bertha, Ivan Gunawan, Rita Sugiarto, dan Fakhrul Razi.
Total hadiah pun spektakuler, yakni 1 Milyar dan kontrak eksklusif dengan
“KDI merupakan salah satu harta kita. Dari sisi brand, KDI selalu mendapat tempat di hati masyarakat. Bahkan acara ini merupakan jalan bagi banyak orang untuk menjadi bintang papan atas tanah air. Dari yang tadinya bukan siapa-siapa menjadi bintang dan dikenal. Diharapkan dengan menonton KDI selain mendapatkan hiburan, penonton juga mendapatkan pelajaran tentang musik Dangdut yang berkualitas ,” ujar Endah Hari Utari, Programming & Acquisition MNCTV.
Seperti diketahui KDI telah melahirkan bintang-bintang dangdut yang kemudian sukses melenggang di blantika musik dangdut di tanah air, seperti Siti KDI, Nassar KDI, Selfi KDI, Gita KDI, Mahesya KDI dan masih banyak lagi.
Sesuai dengan tagline “Jadilah Bintang”, KDI telah mengantarkan para alumninya merambah berbagai bidang lain, mulai dari bintang iklan hingga presenter.
Siti Rachmawati yang akrab disapa Siti KDI, Juara 1 KDI musim pertama di tahun 2004 telah sukses menjadi penyanyi dangdut wanita ternama.
Ia bahkan berhasil menyabet penghargaan untuk kategori Artis Solo Dangdut Kontemporer dan Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2015.
Siti juga sempat membintangi sejumlah sinetron dan menjadi pembawa acara sebuah program reality show.
Lalu siapa yang tak kenal Selfi KDI atau yang sekarang kerap disapa Selfi Nafilah.
Penyanyi cantik yang juga merupakan finalis KDI 2004 ini, masih eksis di blantika musik Indonesia.
Tak hanya berkecimpung di dunia tarik suara, ia berhasil mengembangkan bakat dengan menjadi pemain sinetron dan presenter.
Sukses juga dialami Gita KDI, Juara 1 KDI 2005 yang pernah menyabet penghargaan sebagai pendatang baru terbaik dalam Anugerah Musik Dangdut 2005.
KDI juga tidak membatasi kesempatan pada Gita yang tampil berjilbab. Penampilan Gita yang khas justru mengantarkannya ke karier cemerlang di dunia hiburan Indonesia.
Selanjutnya jebolan teranyar KDI 2015 Mahesya KDI sukses melangkah di blantika musik dangdut Indonesia dengan beberapa hits single seperti “Menunggu” dan “Ai Lop Yu”.
Tentang KDI:
juara tiap musim
- Pertama: Siti Rahmawati, Nassar, Safarudin
- Kedua: Gita, Adi, Ekabima
- Ketiga: Lola, Eny, Dedi
- Keempat: Nurdin, Frida, Widi,
- Kelima: Vita, Yofi, Dewi
- Keenam: Fika, Adnan, Via
- Ketujuh: Septi, Ayuni, Zul
- Kedelapan: Yendri, Syamsir, Ita
- Kesembilan: Mahesya, Azizah, Fauzi
Juri:
- Bertha
- Ikke Nurjannah
- Ayu Ting Ting
- Erie Suzan
- Trie Utami
Nominasi
- 2005 Panasonic Awards 2005 sebagai Program Musik/Variety Show
- 2006 Panasonic Awards 2006 sebagai Program Musik/Variety Show
- 2007 Panasonic Awards 2007 sebagai Program Musik/Variety Show
- 2010 Panasonic Gobel Awards 2010 sebagai Program Pencarian Bakat
Sumber berita: http://www.tribunnews.com/seleb/2019/07/07/audisi-kdi-2019-di-jakarta-diramaikan-ratusan-peserta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/audisi-kdi-2019.jpg)