Polisi Gagalkan Penyelundupan 3,8 Ton Solar di Majene

Solar tersebut ditemukan diatas kapal laut di pantai Rangas Barat, Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, Majene.

Polisi Gagalkan Penyelundupan 3,8 Ton Solar di Majene
edy jawi/tribunmajene.com
Polisi membongkar penyelundupan BBM jenis solar di kapal yang sandar di Pantai Rangas Barat, Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, Majene, Minggu (7/7/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Satreskrim Polres Majene berhasil menggagalkan penyelundupan 3,8 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar.

Solar tersebut ditemukan diatas kapal laut di pantai Rangas Barat, Kelurahan Rangas, Kecamatan Banggae, Majene.

Kasatreskrim Polres Majene, AKP Pandu Arief Setiawan menjelaskan, hasil temuan Polisi sebanyak 13 drum bervolume 240 liter dan 23 jerigen berkapasitas 30 liter. Semuanya terisi solar.

"Kalau memang asusmsi kami terisi semua, perkiraan kami barang bukti BBM jenis solar yang kami amankan sekitar 3.810 liter," jelas AKP Pandu, Minggu (7/7/2019).

Solar bersubsidi tersebut dibeli secara bertahap di Pertamina Rangas. BBM tersebut rencananya akan diselundupkan dan dijual di Pulau Masalima, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Satreskrim lalu mengamankan empat orang terduga penyelundup BBM tersebut. Diantaranya Hs, Bs, Fs dan Hm. Keempatnya merupakan warga Rangas Barat.

Tersangka kini berada di Mapolres Majene untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selain solar, lanjut Pandu, Polisi juga mengamankan kapal KLM Sukran yang berkapasitas 6 Grosston (GT). Kapal tersebut kini dalam penjagaan Polisi di Pantai Rangas Barat.

"Rencananya kami masih periksa saksi lain utnuk mengarah kepada penetapan tersangka," pungkasnya. (Tribun Majene.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Penulis: edyatma jawi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved