OPINI

OPINI - Nikah Sedarah, Potret Degradasi Moral

Fenomena ini sedang memotret bahwa agama, moral, budaya, dan kultural tidak sedang dalam keadaan baik-baik saja.

OPINI - Nikah Sedarah, Potret Degradasi Moral
tribun timur
Staf di LAPAR Sulawesi Selatan dan Studi Politik Keamanan di Universitas Padjadjaran

Oleh:
Fathullah Syahrul
Staf di LAPAR Sulawesi Selatan

“Bumi ini, semakin panas. Bagai air, mengalir deras. Kehidupan pun semakin bebas.

Kebebasan pun tidak terbatas” inilah penggalan syair lagu yang dipopulerkan oleh Cucu Cahyati yang trend di tahun 2000-an silam.

Lagu ini sebenarnya berupa prediksi bahwa bumi yang kita huni ini tak hanya semakin panas dan bebas tetapi kebebasan pun juga tak terbatas.

Tak ayal jika fenomena-fenomena yang tak terbatas kini sampai ditengah-tengah kita.

Fenomena yang tak terbatas itu muncul dari warga Kabupaten Bulukumba, seorang warga berinisial AM (32), warga Bulukumba yang diduga melakukan pernikahan sedarah dengan adik kandungnya sendiri.

Sampai adiknya tersebut juga diduga telah hamil 4 bulan.

Kejadian tersebut tentu sangat menyayat hati bagi kita bangsa Indonesia yang mayoritas Islam. Bahkan Islam pun telah melarang perbuatan yang sangat tercela itu.

Ini diluar batas, nafsu yang tak terbatas akan melahirkan sebuah kekuasaan.

Baca: 41 Mahasiswa UIM akan bertanding di Ajang POSKI ke-II

Hak kuasa seorang kakak bukan hanya untuk menyuruh adiknya sebagai anak yang berbakti kepada orangtua, tetapi kakak juga ternyata punya hak kuasa pada wilayah seksualitas.

Halaman
1234
Editor: Aldy
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved