Legislator PKS Enrekang Minta Pemerintah Tinjau Ulang Penerapan Sistem Zonasi

Begitu juga di Kabupaten Enrekang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Enrekang juga mulai menerapkan sistem tersebut pada PPDB tahun ini.

Legislator PKS Enrekang Minta Pemerintah Tinjau Ulang Penerapan Sistem Zonasi
azis albar/tribunenrekang.com
Legislator PKS Enrekang, Andi Aswan. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Pemerintah secara nasional mulai memberlakukan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah-sekolah.

Begitu juga  di Kabupaten Enrekang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Enrekang juga mulai menerapkan sistem tersebut pada PPDB tahun ini.

Namun, penerapan sistem zonasi tersebut mendapat respon negatif dari Legislator PKS Enrekang, Andi Aswan.

Menurutnya, dirinya sangat tak sepakat dengan penerapan sistem zonasi pada PPDB di sekola-sekolah khususnya di Enrekang.

Tiap Tahun, Golkar Luwu Timur Dapat Jatah APBD Rp 95 Juta

Nurdin Abdullah Lantik 2 Pejabat Baru, Siapa Dia?

Andi Aswan menilai, sistem zonasi hanya bisa diterapkan jika kualitas sarana dan prasarana di semua sekolah sudah merata.

Sementara saat ini, kualitas pendidikan di setiap sekolah belum merata secara utuh khususnya dalam hal sarana dan prasarana.

"Saya sangat tidak sepakat dengan sistem itu, karena tiap sekolah belum merata kualitas dan sarana prasarananya," kata Andi Aswan, Senin (8/7/2019).

Ia menjelaskan, dirinya banyak mendapatkan keluhan dari orang tua calon siswa yang mau sekolahkan anaknya di sekolah bagus namun terkendala sistem zonasi.

Sehingga, hal itu dapat menghambat hak seseorang untuk dapatkan pendidikan yang berkualitas.

"Kasian anak sekolah yg mau cari sekolah yang bagus tapi jauh dari rumah. Harusnya kalau mau diterapkan, penerintah harus samaratakan semua kualitas pendidikan. Baik SDM maupun sarana prasarana," tegasnya.

Tiap Tahun, Golkar Luwu Timur Dapat Jatah APBD Rp 95 Juta

Nurdin Abdullah Lantik 2 Pejabat Baru, Siapa Dia?

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved