Insiden Senjata Api di Madura, PSM Makassar Tanggapi

Insiden itu melibatkan salah satu personel keamanan PSM Makassar, M. Terjadi saat pelemparan bench pemain PSM Makassar oleh oknum suporter Madura Uni

Insiden Senjata Api di Madura, PSM Makassar Tanggapi
alim bachri/tribun-timur.com
Bek PSM Makassar, Taufik Hidayat (kiri) saat dijatuhkan pemain Madura United, Marco Sandy, pada lega leg kedua semifinal Piala Indonesia di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, yang berakhir dengan skor 2-1. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -  Manajemen PSM Makassar menanggapi kabar yang beredar terkait insiden senjata api di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan Madura.

Insiden tersebut pada leg kedua Semifinal Piala Indonesia, Minggu 7 Juli 2019.

Insiden itu melibatkan salah satu personel keamanan PSM Makassar,  M. Terjadi saat pelemparan bench pemain PSM Makassar oleh oknum suporter Madura United.

PSM Lolos ke Final Piala Indonesia, Darije Bilang Begini ke Bayu Gatra

KKN PPM Unhas Konsolidasi Optimalisasi Pendapatan Daerah Kota Parepare

Wakil Bupati Gowa Puji Kesuksesan PSM Lolos Final Piala Indonesia

Kejadian tersebut berlangsung saat penghujung babak kedua laga antara Madura United versus PSM Makassar yang menghasilkan skor 2-1.

Informasi terkait masalah tersebut, telah beredar diberbagai media sosial hingga akun official resmi Instagram Madura United mengunggah penangkapan M usai laga berakhir.

Meski demikian, CEO PT PSM, telah memberikan pernyataan resmi terkait hal tersebut.

Berikut pernyataan resmi PSM Makassar melalui CEO Munafri Arifuddin:

1. PSM Makassar menyesalkan terjadinya insiden tersebut dan meminta semua pihak untuk bersepakat bahwa insiden tersebut tidak boleh terjadi lagi dimanapun berada.

2. Manajemen PSM Makassar meluruskan kabar yang beredar bahwa ada insiden penodongan atau mengacungkan senjata api dan sebenarnya terjadi tidak demikian.

Saat beberapa oknum suporter Madura United melempari bench PSM Makassar, saudara M langsung bereaksi, mencegah pelemparan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved