Diduga Pakai Ijazah Palsu, 13 Caleg Terpilih DPRD Barru Terancam PAW

Disebutkan, langkah lain yang dilakukan KPU Barru setelah menelusuri di LLDikti, yakni dilakukan verifikasi ijazah di kampus.

Diduga Pakai Ijazah Palsu, 13 Caleg Terpilih DPRD Barru Terancam PAW
akbar/tribunbarru.com
Komisioner KPU Barru devisi sosialisasi dan partisipasi masyarakat (Parmas) Lilis Suryani. 

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu oleh sejumlah caleg terpilih DPRD Kabupaten Barru masih berproses.

Komisioner KPU Barru devisi sosialisasi dan partisipasi masyarakat (Parmas) Lilis Suryani mengatakan, KPU Barru saat ini masih sementara melakukan verifikasi faktual terkait dugaan penggunaan ijazah palsu tersebut.

Berdasarkan laporan yang diterima KPU Barru menurut Lilis, sedikitnya ada 13 caleg terpilih yang terlapor menggunakan ijazah palsu di Pileg 2019.

"13 nama Caleg yang dilaporkan ke KPU Barru ini sudah kita serahkan ke LLDikti di Makassar untuk mengetahui keberannya apakah namanya terdaftar di perguruan tinggi atau tidak," kata Lilis Suryani kepada TribunBarru.com, Senin (8/7/2019).

Disebutkan, langkah lain yang dilakukan KPU Barru setelah menelusuri di LLDikti, yakni dilakukan verifikasi ijazah di kampus.

Kampus yang ditempati verifikasi yakni di kampus perguruan tinggi yang tercantum dalam ijazah Caleg yang bersangkutan.

"Jadi kami masih telusuri ini. Verifikasi akan kita lakukan di setiap kampus Caleg yang terlapor untuk memastikan keabsahan ijazah mereka," katanya.

Lilis menjelaskan, adapun hasil dari verifikasi faktual ijazah itu nantinya, sepenuhnya diserahkan ke pengadilan negeri selaku penegak hukum.

Jika penggunaan ijazah palsu oleh Caleg terpilih itu terbukti, maka yang bersangkutan terancam di PAW.

"Sejauh ini masih berproses. Kalau terbukti, sanksinya PAW. Karena ini kasus pidana," tandasnya.

Hal senada yang dikatakan Ketua Bawaslu Barru, Nur Alim.

Ia mengatakan, pihak Bawaslu juga sudah menindaklanjuti dugaan kasus penggunaan ijazah palsu tersebut.

"Kita juga sementara masih telusuri (kebenarannya). Jadi kita belum bisa memberi kesimpulan," imbuhnya.

Laporan Wartawan TribunBarru.com, @akbar_hs

Penulis: Akbar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved