Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

ACT Distribusikan Puluhan Ribu Liter Air di Wilayah Kekeringan Tasikmalaya

Di Sukabumi misalnya, terdap at 11 kecamatan yang sudah mengalami kekeringan.

Editor: Ansar
ACT
ACT Distribusikan Puluhan Ribu Liter Air di Wilayah Kekeringan Tasikmalaya 

TRIBUN-TIMUR.COM -  ACT Tasikmalaya  akan mendistribusikanhingga  25.000 liter air bersih per ha ri untuk membantu wargadi bebe rapa kabupaten/kota di Jawa  Barat yang terdampakkekeringan . 

Di Sukabumi misalnya, terdap at 11 kecamatan yang sudah mengalami kekeringan. 

Irfan dari M asyarakatRelawan Indonesia (MRI) Tasikmalaya mengungkapkan, ketika kekeringan melanda, warga desa harus berupaya lebih untuk mendapatkan air.

Sebagai bentuk kepedulian atas  bencana kekeringan yang melan da Tasikmalaya, Aksi Cepat Tan ggap (ACT) bersamaMRI Tasikmalaya pun memboyong Mobile Water Tank untukterus mendistribusik an pasokan air bersih. 

Anda Punya Mobil LCGC, Jangan Asal Sembarang Pakai BBM! Bisa Berdampak pada Busi Jadi Cepat Kalah

KPK Ultimatum Pemprov Sulawesi Barat, Ini Masalahnya

Mitos Batu Langgar dan Punggung Naga Gunung Piramid Salah Melangkah Bisa-bisa hanya Kembali Nama

“ Alhamdulillah, ACT Tasikmalaya menjadi lembag a yang pertama kali datang dan mendistribusikan air bersih untuk warga di wilayah Tasikmalaya," katanya,

"Misalnya, di Desa Singkup yang merupakan daerah terparah terkena dampak  kekeringan, kami mengirim5.000 liter air b ersih,” tambah Irfan.  

Sedikitnya, tercatat 100 kelua rga menerima bantuan air bersih. 

Raut gembira terpancar dari  wajah warga DesaSingkup seper ti halnya Een (45), warga Desa  Singkup. 

“Haturnuhun (terima  kasih), ACT sudah bantu keberlangsunga nkebutuhan air bersih kami. Hatur nuhun juga untuk paraderma wan yang sudah berbaik hati,”  ungkap Een.

Dampak dari kekeringan ini mul ai sulitnya masyarakatmendapat kan air bersih untuk berbagai  keperluan, termasuk pertanian. 

Sukabumi, Indramayu dan Purwak arta menjadidaerah terparah  yang terdampak kekeringan di t ahun 2019 ini.

Anda Punya Mobil LCGC, Jangan Asal Sembarang Pakai BBM! Bisa Berdampak pada Busi Jadi Cepat Kalah

KPK Ultimatum Pemprov Sulawesi Barat, Ini Masalahnya

Mitos Batu Langgar dan Punggung Naga Gunung Piramid Salah Melangkah Bisa-bisa hanya Kembali Nama

Badan Meteorologi, Klimatologi , dan Geofisika merilispotensi  kekeringan di beberapa wilaya h di Indonesia.

Dari grafis yang dipublikasika n BMKG, terlihat Jawa sertagug usan kepuluan Sunda Kecil dita ndai warna merah untuk“awas” d an oranye sebagai tanda “Siaga ”. 

Jawa Barat, daririlis BMKG,  ditandai merah sebagai stastu s “Awas” kekeringan. 

Pemberian  status ini dilakukan setelah  terjadi haritanpa hujan lebih  dari 61 hari, termasuk Indramayu. (*)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Klik Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved