Zulkifli Gani Otto Dituntut Empat Tahun Penjara, Faisal: JPU Abaikan Fakta Persidangan

Zulkifli Gani Otto dituntut empat tahun enam bulan atas kasus dugaan tindak pidana korupsi penyewaan barang milik Pemerintah Provinisi Sulsel.

Zulkifli Gani Otto Dituntut Empat Tahun Penjara, Faisal: JPU Abaikan Fakta Persidangan
Hasan Basri/Tribun Timur
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar menolak upaya permohonan praperadilan mantan Ketua PWI, Zulkifli Gani Otto alias Zugito atas penetapan dirinya sebagai tersangka oleh penyidik Polda Sulsel.Putusan itu dibacakan oleh majelis hakim tunggal Kemal Tampubolon, Selasa (24/10/2017) dihadapan tersangka dan kuasa termohon. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Penasehat Hukum Faisal Silenang menilai tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap mantan Ketua PWI Zulkifli Gani Otto, mengabaikan fakta persidangan.

Zulkifli Gani Otto dituntut empat tahun enam bulan atas kasus dugaan tindak pidana korupsi penyewaan barang milik Pemerintah Provinisi Sulsel.

Dia dituntut melanggar pasal 3 Jo Pasal 18 undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo undang-undang RI nomor 20 tahun 2001.

Hebat, Mahasiswa FKIP Unasman Ini Lulus dengan IPK 4.0

 Zara Zettira yang Diduga Hina Pesantren Tak Hanya Politisi Demokrat, Baca Seperti Apa Kehidupannya

Undang-undang tersebut tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak
pidana korupsi dalam pasal subsider

Sementara pasal utama primer yakni, pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 undang-undang RI nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, Jo undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 ini, tidak bisa terbukti.

"Hampir semua yang saya baca dalam dakwaan bukan fakta persidangan, tetapi berdasarkan BAP," kata Faisal.

"Dalam persidangan juga tidak ada satu pun saksi yang mengatakan bahwa dana tersebut masuk ke rekening terdakwa, tetapi untuk kegiatan PWI dan pembangunan masjid," tegas Faisal dalam rilisnya.

Lolos ke Tingkat Pusat, Danlantamal VI Beri Arahan ke Calon Taruna dan PK TNI AL

VIDEO: Bocah Hilang di Sungai Balambano Luwu Timur Ditemukan

Faisal mengaku heran dengan tuntutan JPU dimana pada tuntutan primer dinyatakan tidak terbukti. Tetapi tuntutan subsider terbukti, sedangkan keduanya berkaitan.

"Ahmadi Akil mantan biro aset menyatakan tidak pernah melakukan peneguran untuk mengembalikan uang sewa. Bahkan tidak mempertanyakan kenapa gedung tersebut disewakan. Jadi apa yang salah," tuturnya.

Mengenai kebijakan menyewakan bangunan tersebut kata Faisal buka keputusan dari terdakwa seorang, namun hasil rapat pleno.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved