Soal STKKI Kedaluwarsa, Dishub Pangkep Bakal Bentuk Satgas

Dinas Perhubungan Pangkep akan membentuk Satgas gabungan untuk menangani keluhan puluhan kapal penumpang yang STKKI-nya tidak berlaku lagi

Soal STKKI Kedaluwarsa, Dishub Pangkep Bakal Bentuk Satgas
TRIBUN TIMUR/MUNJIYAH DIRGA GHAZALI
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkep, Faisal Yusuf ditemui di Dermaga Pangkajene, Sabtu (6/7/2019). (Foto Munji). 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Dinas Perhubungan Pangkep akan membentuk Satgas gabungan untuk menangani keluhan puluhan kapal penumpang yang sudah setahun Surat Tanda Kebangsaan Kapal Indonesia (STKKI) nya tidak berlaku lagi atau kedaluwarsa.

"Iya kita akan kolaborasi dengan instansi Syahbandar, Polairut dan Dinas Perhubungan Pangkep untuk menangani persoalan administrasi STKKI mereka," kata Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkep, Faisal Yusuf ditemui di Dermaga Pangkajene, Sabtu (6/7/2019).

Faisal menyebut, setelah berkolaborasi Satgas ini akan mengumpulkan kapal-kapal yang masa berlaku STKKI nya sudah lewat.

Baca: Tanah Belum Bersertifikat di Pangkep 1.031 Bidang, Dominan Bangunan Sekolah

Baca: 17 TKA yang Bekerja di AMJ Datangi Kantor Disnaker Pangkep, Ini yang Dibahas

Baca: Timpora Pangkep Amankan Satu TKA China Tak Punya Dokumen

"Jadi nanti kami harap mereka langsung koordinasi dengan Satgas soal ini, agar mereka berlayar dengan nyaman dan tidak ada beban lagi soal administrasi kapalnya," ungkapnya.

Selain berkolaborasi, saat ini Dinas Perhubungan juga sudah memasangi lebel nama kapal di tiap kapal penumpang yang mendatangi Dermaga Pangkajene.

"Selain pengurusan STKKI kita juga sudah pasang lebel nama kapal, dan nanti ada kode yang dipasang agar gampang memantau rute mereka," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Jumat (8/3/2019) puluhan pemilik kapal yang bersandar di Dermaga Pangkajene, Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep, Sulsel mengeluhkan Surat Tanda Kebangsaan Kapal Indonesia (STKKI) yang sudah setahun tidak berlaku lagi.

Surat itu diterbitkan Dinas Perhubungan Pangkep sesuai pasal 60 Permenhub nomor 13 tahun 2012 dengan kategori surat laut Pas Kecil.

Kepada TribunPangkep.com, Pemilik kapal penumpang asal pulau Karangrang, H Muh Tahir mengaku STKKI miliknya diterbitkan di Pangkep, 17 Mei 2017 dan STKKI berlaku sampai 18 Mei 2018.

Nama kapalnya Yus Amalia, tanda selar atau tanda pas C.6NO.185.17, tonase kotor 5, ukuran kapal 14.00x3.00×6.80, penggerak mesin Yanmar 300, bahan utama kayu, jumlah geladak satu dan tahun pembangunan 2017.

Halaman
12
Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved