Pengamat: Kebijakan Pangan Mentan Amran Selalu di Totok Nadi Masalah

Bahkan berbagai kebijakan dan program yang dijalankan kurun waktu hampir 5 tahun ini selalu di totok nadi masalah pangan yang dihadapi negara.

Pengamat: Kebijakan Pangan Mentan Amran Selalu di Totok Nadi Masalah
Humas Mentan
Pengamat Politik Pangan Universitas Trilogi, Muhammad Karim 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pengamat Politik Pangan Universitas Trilogi, Muhammad Karim, menilai Kebijakan Pangan di era Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, berhasil mengurai akar permasalahan yang menyebabkan harga pangan selalu bergejolak.

Bahkan berbagai kebijakan dan program yang dijalankan kurun waktu hampir 5 tahun ini selalu di totok nadi masalah pangan yang dihadapi negara.

"Masalah harga pangan kan kita tahu selalu ini tidak pernah tuntas. Pemerintah hanya melakukan kebijakan yang sifatnya memadamkan kebakaran, yaitu operasi pasar," demikian dikemukakan Karim di Jakarta, Sabtu (6/7/2019).

Wajah Tersenyum Thoriq Rizki yang Terakhir Sebelum Ditemukan Tak Bernyawa Lagi di Gunung Piramid

 Gamis Glamour Mulai Rp 350 Ribu di MTC

"Tapi Mentan Amran tidak mengandalkan kebijakan itu, yang dilakukan adalah menumpas mafia pangan yang menjadi biang kerok gejolak harga. Inilah salah satu contoh bahwa kebijakan dan programnya di totok nadi masalah," lanjutnya.

Pria yang juga sebagai Pegiat Keluarga Alumni IPB (KamIPB) salah satu relawan pemenangan Jokowi-Ma'ruf ini menjelaskan tidak adanya gejolak harga pangan ini bisa dibuktikan dengan fakta di lapangan.

Hampir semua pangan pokok, seperti beras, cabai, bawang, daging ayam, daging sapi dan pangan lainnya, setiap tahunnya pada hari besar keagamaan dan tahun baru, tidak ada masyakat yang mengeluh kenaikan harga.

Kemudian secara data, lanjut Karim, dapat dibuktikan juga dengan melansir data BPS.

Inflasi bahan pangan berhasil ditekan dari 10,57 persen pada 2014 menjadi 1,26 persen di 2017.

 Kalla Toyota Gelar Nonton Bareng Anak Muda Palsu

Keluhkan Kebijakan Pemkab, Pengusaha Maros Ancam Aksi

"Stabilisasi harga ini pastinya karena Amran menteri yang langsung terjun ke lapangan. Kebijakan sesuai fakta, bukan retorika, bukan hoax dan bukan sekadar klaim," ujar Amran.

"Ini kan menjalankan kebijakan seperti yang dilakukan Presiden Jokowi, selalu blusukan sebagai pijakan pengambilan kebijakan," jelas Karim.

Halaman
123
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved