Tanah Belum Bersertifikat di Pangkep 1.031 Bidang, Dominan Bangunan Sekolah

Jumlah bidang tanah yang belum bersertifikat di Kabupaten Pangkep sebanyak 1.031 bidang.

Tanah Belum Bersertifikat di Pangkep 1.031 Bidang, Dominan Bangunan Sekolah
munjiyah/tribunpangkep.com
Kepala Bidang Aset Pemkab Pangkep, Endang Sri Wahyuni di Pangkajene, Jumat (5/7/2019) 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Jumlah bidang tanah yang belum bersertifikat di Kabupaten Pangkep sebanyak 1.031 bidang.

Total keseluruhan bidang tanah di Kabupaten Pangkep sesuai data Bidang Aset adalah 1.460 bidang.

Jumlah ini adalah jumlah keseluruhan sampai dengan tahun 2018 dan tersebar di 13 kecamatan yang ada di Pangkep.

"Jadi 1.031 bidang yang belum bersertifikat dan ada 429 bidang yang bersertifikat," kata Kepala Bidang Aset Pemkab Pangkep, Endang Sri Wahyuni di Pangkajene, Jumat (5/7/2019).

SEDANG BERLANGSUNG LINK LIVE STREAMING Video.com Perseru Badak Lampung vs Barito Putera

Setelah Jambret Rahma, Polres Bantaeng Bekuk Pelaku

Endang mengaku, jumlah bidang tanah ini tersebar di kecamatan daratan, pegunungan dan kepulauan.

"Ada juga di pulau yang belum bersertifikat seperti sekolah-sekolah disana," ujarnya.

Endang menyebut, tanah yang belum bersertifikat didominasi bangunan sekolah dan kantor.

"Jadi dominan banyak sekolah. Terus ada juga kantor dan tanah jalan," ungkapnya.

Mendagri Tegur Jeneponto, Begini Kata Sekda Syafruddin Nurdin

BKPSDM Barru Usulkan 400 CPNS ke Menpan RB, Ini Formasinya

Pihak aset, kata Endang hanya menginventarisir tanah-tanah yang bersertifikat dan belum bersertifikat.

"Kita hanya inventarisir, setelah itu akan kami teruskan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pangkep untuk diteruskan persertifikatannya di Dinas Pertanahan Pangkep," jelasnya. (*)

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved