Kapolda Sulteng: 17 Saksi Sudah Diperiksa Terkait Penyebaran Hoax yang Menyeret Gubernur

Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah H Longki Djanggola, mendatangi markas Kepolisian Daerah Provinsi Sulteng, Jumat (5/7/2019)

Kapolda Sulteng: 17 Saksi Sudah Diperiksa Terkait Penyebaran Hoax yang Menyeret Gubernur
TRIBUNPALU.COM/MUHAKIR TAMRIN
Kapolda Sulteng Lukman Wahyu Hariyanto, menemani Gubernur Sulteng H Longki Djanggola, menuju ruang Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulteng, Jumat (5/7/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah H Longki Djanggola, mendatangi markas Kepolisian Daerah Provinsi Sulteng, Jumat (5/7/2019) pukul 09.57 wita.

Kedatangan Gubernur Longki itu untuk menanyakan perkembangan laporan dugaan penyebaran hoax yang mencarut namanya.

Sesuai delik aduan yang disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Sulteng Haris Kariming pada 19 Mei 2019 lalu.

Baca: Wakil Ketua DPRD Sulteng Pasang Baliho di Luwu Utara

Baca: Gubernur Sulteng Datangi Mapolda Sulteng Tanyakan Penanganan Kasus Penyebar Hoax

Baca: Ratusan Pasukan BKO Polda Metro Jaya Kembali ke Sulteng

Kasus dugaan penyebaran hoax oleh sejumlah oknum yang mencatut nama Gubernur Longki itu, mendapat respon dari Kepala Kepolisian Daerah Sulteng Lukman Wahyu Hariyanto.

Kapolda Sulteng Lukman mengatakan, berdasarkan surat perkembangan hasil penyelidikan, sampai saat ini sudah ada sebanyak 17 saksi yang diperiksa oleh penyidik Polda Sulteng.

Pemeriksaan 17 saksi diterimanya dari tim penyidik, dan menyerahkan penanganan penyebaran hoax sepenuhnya pada tim penyidik.

"Bagaimana proses dan perkembangannya, itu sudah kewajiban penyidik," ujar Lukman.

Ketika ditanya, terkait penanganan yang terkesan lambat oleh tim penyidik, Kapolda Lukman menyatakan, hal itu adalah kasuistis, pihaknya tetap bekerja sesuai SOP yang ada.

Proses yang terkesan lambat itu muncul saat ada yang membandingkan kasus serupa yang pernah terjadi di lingkungan PT IMIP di Morowali, yang tersangka sudah ditahan dalma waktu 1 bulan.

"IMIP unjuk rasa beda ya, itu yang memviralkan memang dia (tersangka, red) langsung, ini kan tidak langsung persoalannya kan itu," jelasnya. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Muhakir
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved