Aliansi Mahasiswa Anti Premanisme Desak Pimpinan IAI DDI Polman Tuntaskan Kasus Pengeroyokan

Aliansi yang terdiri dari puluhan mahasiswa dari berbagai jurusan itu mendesak pimpinan kampus segera mengungkap tindak kekerasan

Aliansi Mahasiswa Anti Premanisme Desak Pimpinan IAI DDI Polman Tuntaskan Kasus Pengeroyokan
edy jawi/tribunpolman.com
Koordinator Aksi Aliansi Mahasiswa Anti Premanisme, Orbo Wambes. 

TRIBUN -TIMUR.COM, POLMAN - Aliansi Mahasiswa Anti Premanisme berunjukrasa di depan rektorat Institut Agama Islam (IAI) DDI Polewali Mandar, Kamis sore (4/7/2019).

Aliansi yang terdiri dari puluhan mahasiswa dari berbagai jurusan itu mendesak pimpinan kampus segera mengungkap tindak kekerasan yang terjadi di IAI DDI. Yakni pemukulan terhadap sejumlah mahasiswa yang dilakukan massa demonstran, Sabtu (29/6/19) lalu.

Koordinasi aksi, Orbo Wambes mengaku kecewa terhadap piihak kampus yang tak kunjung mengungkap kasus tersebut. Menurutnya harus ada yang bertanggungjawab terhadap aksi kekerasan yang dialami mahasiswa beberapa waktu lalu.

"Teman-teman dari kemarin menuntu, tapi tidak terealisasi lagi dari pihak kampus," ujar Orbo.

Menurut Orbo, bukan hanya mahasiswa yang menjadi pelaku pengeroyokan di kampus ini. Tapi diduga oknum dari luar juga ikut terlibat.

Kata Orbo, pihak kampus sebelumnya berjanji menuntaskan kasus tersebut selama 2 x 24 jam. Namun hingga tenggat waktu yang dijanjikan, belum juga membuahkan hasil.

Ia meminta, pimpinan IAI DDI segera menuntaskan kasus tersebut.

Wakil Rektor IAI DDI Polman, Arsyad mengatakan, kasus tersebut akan dibicarakan ulang di tingkat pimpinan. (Tribun Polman.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Penulis: edyatma jawi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved