17 TKA yang Bekerja di AMJ Datangi Kantor Disnaker Pangkep, Ini yang Dibahas

17 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Anugerah Marmer Jelita (AMJ) mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pangkep

17 TKA yang Bekerja di AMJ Datangi Kantor Disnaker Pangkep, Ini yang Dibahas
TRIBUN TIMUR/MUNJIYAH DIRGA GHAZALI
17 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Anugerah Marmer Jelita (AMJ) mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pangkep, Jl Poros Sultan Hasanuddin, Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep, Sulsel, Jumat (5/7/2019). (Foto Munji). 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Sebanyak 17 Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Anugerah Marmer Jelita (AMJ) mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pangkep, Jl Poros Sultan Hasanuddin, Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep, Sulsel, Jumat (5/7/2019).

Kedatangan mereka untuk melapor dan mendaftarkan biodata diri ke Dinas Tenaga Kerja Pangkep.

"Mereka belum mendaftarkan biodata dirinya di Disnaker jadi kita data dulu sekalian memeriksa dokumen yang dimiliki," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan Pangkep, Jufri Andi Baso, Jumat (6/7/2019).

Baca: VIDEO: Timpora Pangkep Amankan TKA China Tanpa Dokumen

Baca: Dari Leang Lonrong, Desa Panaikang Pangkep Sudah Raup PAD Rp 20 Juta

Baca: Dari Leang Lonrong, Desa Panaikang Pangkep Sudah Raup PAD Rp 20 Juta

Usai didata, mereka akan berkemas-kemas kembali ke Makassar dan meninggalkan sementara waktu Kabupaten Pangkep.

"Mereka disuruh ke Makassar dulu untuk melengkapi berkas administrasinya, nanti kalau semua sudah beres baru ke Disnaker Pangkep lagi untuk melapor administrasi lengkap dan siap beraktivitas lagi di tambang," ungkapnya.

Jufri menyebut, 17 TKA yang hadir di ruangannya adalah TKA yang legal karena sudah memiliki parpor dan visa kerja.

Akan tetapi, 17 TKA ini, untuk sementara waktu harus ke Makassar untuk pengurusan dokumen Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA).

Total keseluruhan TKA adalah 21 orang. dua lainnya juga sementara mengurus di Makassar dan satu orang lagi ilegal atau tidak memiliki dokumen lengkap.

"Saat ini sudah didata 17, paspornya dan visa kerjanya kita juga dokumentasikan untuk bagian arsip Disnaker. Sementara dua orang lainnya ini masih mengurus visa dan parpornya di Makassar," ujarnya.

Sedangkan satu TKA ilegal yang tidak memiliki dokumen lengkap itu sudah diamankan di Imigrasi Makassar dan menurut Imigrasi dititip di tahanan pengadilan tinggi.

"Sudah dititip dan ditahan disana," jelasnya.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved