Pemilu 2019

Status Facebook RP: Kalau Yakin Menang, Ajukan Bukti ke MK, Bukan Lewat Mahkmah Media

Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar Rahman Pina (RP) angkat bicara terkait hasil Pemilihan legislatif (Pileg) 2019.

Status Facebook RP: Kalau Yakin Menang, Ajukan Bukti ke MK, Bukan Lewat Mahkmah Media
facebook
Status Rahman Pina - KETUA Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Rahman Pina angkat bicara terkait hasil Pemilihan legislatif (Pileg) 2019.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Rahman Pina (RP) angkat bicara terkait hasil Pemilihan legislatif (Pileg) 2019.

"Salam kemenangan, tak ada perjuangan tanpa hambatan, tak ada hasil tanpa proses, tak ada pohon besar tak tertiup angin," demikian komentar RP melalui akun Facebook miliknya, Kamis (4/7/2019).

RP mengaku menghormati setiap proses hukum, meskipun sudah jadi korban opini.

Baca: Master Campaign RP: Bukan Cuma Imran dan Rahman Pina Kehilangan Suara, Caleg Lain Juga

Baca: Polda Tetapkan 5 Tersangka Pemilu 2019, Rahman Pina: Saya Cuma Saksi

Baca: Setelah Periksa Rahman Pina, Polda Sulsel Tetapkan Lima Tersangka

"Seakan-akan suara saya digelembungkan. Padahal itu tidak benar. Sama sekali tidak benar. Biarlah pengadilan yang memutuskan itu," RP menambahkan lagi.

"Mestinya pelapor, kalau yakin menang, ajukan bukti di Mahkamah Konstitusi (MK), bukan lewat mahkmah media, bukan mahkamah opini. Karena hanya tuhan dan hakim mahkamahlah tempat kita bersandar jika merasa ada perbedaan perselisihan suara, bukan hakim link online," sindir RP.

RP mengaku sudah mencek diregistrasi perkara mahkamah kontitusi, sama sekali tidak ada laporan terkait dirinya.

"Mari kita belajar dari kerasnya perseteruan politik calon presiden dan wakil presiden Jokowi Ma'ruf-Prabowo-Sandi. Karena curiga Jokowi curang, karena curiga Jokowi money politik, karena curiga Jokowi TSM, maka Prabowo ajukan gugatan di MK. Perkara selesai, urusan Pilpres selesai," ujar RP.

Menurutnya, begitupun caleg-caleg kalah yang merasa menang, kini sibuk berperkara di MK dengan menggugat KPU. Bukan menggugat di media massa secara massif dan terstruktur.

Status RP itu pun mendapat 203 like, 71 komentar, dan 7 kali dibagikan. Status itu dibuat sekitar 3 jam lalu.

Diketahui, penyidik Ditreskrimum Polda Sulsel menetapkan lima tersangka, dalam kasus dugaan penggelembungan suara di Pemilu serentak 2019, Selasa (2/7/2019).

Halaman
12
Penulis: Abdul Azis
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved