Pengejaran Ali Kalora Cs Terkendala Medan dan Cuaca

Kapolda Sulawesi Tengah mengakui, pihaknya masih kesulitan mengejar sisa anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Pengejaran Ali Kalora Cs Terkendala Medan dan Cuaca
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Kapolda Sulteng, Brigjenpol Lukman Wahyu Hariyanto. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto mengakui, pihaknya masih kesulitan mengejar sisa anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Hal itu dikarenakan kawasan hutan yang tempat persembuyian Ali Kalora Cs di pegunungan Poso begitu luas.

"Ini memang pokok permasalahan dan kendala, gunung biru itu 6000 kilometer per segi luasnya," kata Lukmn kepada sejumlah Wartawan, di Mapolda Sulteng, Rabu (4/7/2019).

Baca: Pengejaran Kelompok Ali Kalora Belum Membuahkan Hasil Akibat Cuaca Buruk

Baca: Video Detik-detik Tertembaknya 2 Polisi di Parimo, Pelaku Diduga Kelompok Pimpinan Ali Kalora

Baca: Ratusan Pasukan BKO Polda Metro Jaya Kembali ke Sulteng

Kata lukman, selain cakupan wilayah yang cukup luas, medan yang terjal serta cuaca menjadi faktor utama sulitnya perburuan sisa DPO tersebut.

"Kesulitannya pasti ada, disebabkan cuaca, begitu juga medan yang terjal, apalagi cakupan daerah operasi juga cukup luas," jelasnya.

Apalagi kata Lukman, saat ini luasan operasi semakin meluas ke kawasan pegunungan di Kabupaten lain seperti Parigi Moutong dan Sigi.

"Target utamanya ialah di Kabupaten Poso, dan sekarang sudah masuk Parigi Moutong dan Sigi," sebutnya.

"Jadi selain mengandalkan teknologi, inteligen human juga harus rajin, tahan mental dan fisik," tegasnya.

Meskipun demikian kata Lukman, pengejaran sisa kelompok sipil bersenjata itu selalu menjadi perioritas TNI-Polri.

Itu sebabnya Operasi Tinombala terus dilakukan perpanjangan, agar mempersempit ruang gerak kelompok teror tersebut.

Halaman
12
Penulis: abdul humul faaiz
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved