Korupsi, Mantan Pejabat Disdik Makassar Dituntut 21 Bulan Penjara

Untuk mantan Kepala Sub Bagian Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Muhammad Nasir dituntut 1 tahun 9 bulan penjara.

Korupsi, Mantan Pejabat Disdik Makassar Dituntut 21 Bulan Penjara
KOMPAS.com
Ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Enam terdakwa  kasus dugaan korupsi penyimpangan dana pengadaan  barang  operasional di Dinas  Pendidikan kota Makassar 2015 dan 2016, dituntut berbeda oleh Jaksa Penuntut Umum.

Tuntutan itu dibacakan JPU Kejaksaan Negeri Makassar, Ahmad Yani di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jl Kartini, Kecamatan Ujung Pandang, Rabu (04/07/2019) kemarin 

Untuk mantan Kepala Sub Bagian Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Muhammad Nasir dituntut 1 tahun 9 bulan penjara.

"Untuk klien saya dituntut 1 tahun 9 bulan penjara," kata Penasehat Hukum terdakwa Awaluddin kepada Tribun,  Kamis (04/07/2019) 

Anjungan Losari Disebut Bau Got, Pengunjung: Losari Tidak Seperti Dulu Lagi

Ayo ke Beautiful Malino, Ini Berbagai Kegiatan yang Dihadirkan

Berbeda untuk terdakwa rekanan atau Direktur CV. FitriaAbdul Naim .

Ia dituntut 1 tahun 6 bulan penjara. Sementara empat terdakwa lainnya, Edy (Direktur CV. Akhsa Putra), Hasanuddin (Direktur CV. Sanjaya Pratama).

Serta M. Yusuf Zain selaku Direktur CV Tiga Serangkai dan La Ode Muh Nur Alam, dijatuhi tuntutan 1 tahun 3 bulan.

Sebelumnya diberitakan keenam terdakwa terseret kasus ini karena diduga melakukan pengadaan seolah olah sudah membeli barang berupa alat tulis kantor (ATK), Air Minum, Alat Kebersihan dan Penggadaan.

VIDEO: Unjuk Rasa PMII Bulukumba di Kantor DPRD Ricuh

Kalah di Pilpres 2019, Sandiaga Akan Sibuk Ini dan Mantap Jadi Oposisi Loyal, Kritis & Konstruktif

 Tetapi pengadaan itu ternyata fiktif. Bahkan, dalam pengadaan itu ada yang sudah dibeli tetapi  tidak sesuai dengan dokumen  pertanggungjawaban.

Sementara anggaran pengadaan barang sudah dicairkan.

Pencairan anggaran dilakukan sebanyak dua kali. Untuk  tahun 2015, para tersangka menggunakan anggaran sebesar Rp 429.940.350.

Kemudian lanjut pada tahun 2016, kembali menggunakan anggaran sebesar Rp 471.254.000. (*)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Hasan Basri
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved