Dugaan Kasus Penggunaan Ijazah Palsu Legislator Mamasa Terpilih Ramai Dibicarakan

Dari informasi yang dihimpun, sedikitnya ada tiga kasus laporan penggunaan ijazah palsu yang tengah bergulir di Polres Mamasa, baik di Polda Sulbar.

Dugaan Kasus Penggunaan Ijazah Palsu Legislator Mamasa Terpilih Ramai Dibicarakan
Semuel/Tribun Mamasa
Komisioner KPU Mamasa Divisi Teknis, Marten Buntupasu 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Kasus dugaan penggunaan ijazah palsu oleh beberapa Calon Legislatif di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat sedang ramai menjadi perbincangan.

Dari informasi yang dihimpun, sedikitnya ada tiga kasus laporan penggunaan ijazah palsu yang tengah bergulir di Polres Mamasa, baik di Polda Sulbar, maupun di Polres Mamasa.

Besok, Roem CS Temui Nurdin Abdullah, Bahas Hak Angket?

LAGI VIRAL Pemuda 19 Tahun Nikahi Nenek 59 Tahun, Pernikahan Dibatalkan Setelah Muncul Sosok ini

Kasus ini mencuat setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) baik tingkat provinsi maupun kabupaten, menetapkan hasil perolehan suara Pemilihan Umum.

Menanggapi itu, Komisioner KPU Mamasa, Divisi Teknis, Marten Buntu Pasau mengatakan, pada tahap pencalonan, KPU tidak berwenang melakukan verifikasi faktual.

Ia menjelaskan, pada tahap pencalonan, Partai Politik mengajukan daftar bakal calon dalam berkas pencalonan dari masing-masing partai.

Kata dia, KPU hanya menerima berkas pencalonan dari semua partai politik (Parpol).

Ia menyebutkan, oleh tim verifikasi, memeriksa kesesuaiannya, apa kah ada atau benar dan sesuai jumlahnya, berdasarkan yang disyaratkan.

"Teknisnya kan hanya kita periksa jumlah dan kesesuaiannya, jadi kita hanya verifikasi ada atau tidak," terang Marten Kamis (4/7/2019) sore tadi.

Setelah itu lanjut dia, KPU mengumumkan daftar calon sementara (DCS), dengan harapan mendapat tanggapan dan sanggahan dari masyarakat jika dinyatakan ada yang tidak sesuai.

DCS tersebut kata dia, diumumkan melalui media massa, maupun laman KPU Kabupaten Mamasa, hingga masa pengunguman tanggapan berakhir.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved