Rumah Lafadda dan Isellang di Ujung Pero Wajo Nyaris Rubuh Diterjang Banjir

Lafadda dan Isellang, tak mengetahui persis berapa usianya. Beberapa masyarakt sekitar memperkirakan usianya sudah berkisar 90 atau 100 tahun.

Rumah Lafadda dan Isellang di Ujung Pero Wajo Nyaris Rubuh Diterjang Banjir
Hardiansyah Abdi Gunawan/Tribun
Kondisi rumah Lafadda di Desa Ujung Pero, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo pasca diterjang banjir. 

TRIBUN-WAJO.COM, SABBANGPARU - Banjir memang telah surut di Kabupaten Wajo, namun telah menyisahkan kerusakan di permukiman warga. Tak terkecuali rumah sepasang kakek-nenek renta, Lafadda dan Isellang di Desa Ujung Pero, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo.

Banjir kemarin menghanyutkan teras dan dapur beserta perabotannya hanyut. Rumahnya pun tampak sisa menunggu waktu untuk ambruk, sebab kondisi tanah yang landai dan beberapa tiang penyangga rumah panggungnha terbawa arus.

Bebas dari Kasus Prostitusi Online, Vanessa Angel Dapat Kontrak Eksklusif, Berapa Tarifnya?

TERNYATA Raffi Ahmad & Suami Fairuz Sonny Septian Pernah Bertengkar Perebutkan Artis Cantik Ini

Lafadda dan Isellang, tak mengetahui persis berapa usianya. Beberapa masyarakt sekitar memperkirakan usianya sudah berkisar 90 atau 100 tahun.

Penglihatan Lafadda sudah kurang jelas. Sudah bertahun-tahun matanya katarak. Pendengarannya juga tak berfungsi dengan baik lagi. Butuh tenaga ekstra untuk berkomunikasi dengannya.

Atas kondisi itu, salah satu komunitas sosial bernama The Care 21 (TCR21) berencana membantu perbaikan rumah Lafadda dan Isellang, dengan membuka open donasi.

Ketua TRC21, Andi Fadriansyah bercerita, sepasang suami istri renta tersebut bertahan hidup dengan mengandalkan menantunya yang kerja serabutan.

"Anaknya, istri dari menantunya tersebut sudah setahun meninggal, dengan meninggalkan seorang anak kecil yang masih berusia belia," katanya, Rabu (3/7/2019).

Dengan kondisi tersebut, TRC21 pun berinisiatif untuk membantu dan meringankan beban Lafadda dan Isellang.

Kondisi rumah Lafadda di Desa Ujung Pero, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo pasca diterjang banjir.
Kondisi rumah Lafadda di Desa Ujung Pero, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo pasca diterjang banjir. (Hardiansyah Abdi Gunawan/Tribun)

"Dengan kondisi tubuh yang tak kuat lagi, kakek Lafadda dan nenek Iselllang sangat mengharapkan uluran tangan kita semua, untuk membantunya merekontruksi rumahnya yang hampir ambruk ini," kata Andi Fadriansyah.

Donasi bisa dikirim melalui nomor rekening 0852988352 (BNI) atau 019501028099505 (BRI) atas nama Lutfhi Fachrullah dan bisa mengontak di 0811445644. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved