Pemda dan Baznas Enrekang Bahas Penerapan Program Desa Berzakat

Penerapan program desa berzakat terus digodok oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang dan Pemda Enrekang.

Pemda dan Baznas Enrekang Bahas Penerapan Program Desa Berzakat
TRIBUN TIMUR/MUH ASIZ ALBAR
Baznas Enrekang dan Pemda Enrekang gelar rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Enrekang di Kantor DPMD Enrekang, Rabu (3/7/2019) pagi. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Penerapan program desa berzakat terus digodok oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Enrekang dan Pemda Enrekang.

Untuk itu mereka menggelar rapat bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Enrekang di Kantor DPMD Enrekang, Rabu (3/7/2019) pagi.

Pimpinan Baznas Enrekang, Baharuddin, mengatakam pertemuan ini diadakan untuk koordinasi berkaitan pembayaran zakat bagi aparat desa yang akan di mulai bulan Juli ini.

Baca: VIDEO: Bupati Enrekang Targetkan Angka Stunting Turun Jadi 19,5 di Tahun 2023

Baca: VIDEO: Semifinal Copa Amerika 2019: Pimpinan Baznas Enrekang Optimis Brazil Menang

Baca: 14 Personelnya Naik Pangkat, Kapolres Enrekang: Imbangi Dengan Kinerja

Hal itu agar terdapat kesamaan persepsi tentang pemberlakuan Peraturan bupati (Perbup) untuk perangkat desa se-kabupaten Enrekang.

Aparat desa dan APDESI diharapkan menjadi mitra dan menjadi tauladan dalam membayar zakat.

"Kami tidak mau ada gesekan dan ketidakharmonisan antara kepala desa dan aparat desa dengan kebijakan pengelolaan zakat di desa," kata Baharuddin, Rabu (3/7/2019).

Bahar berharap, dengan kebijakan ini keberkahan dan kesadaran membayar zakat makin tinggi, sehingga warga miskin di desa banyak juga tertolong dan dibantu.

Sementara Kabid Pemedes DPMD, Nana Muliana, mengatakan pada prinsipnya siap mengamankan dan menjalankan kebijakan Bupati Enrekang tentang zakat infaq dan shodakah (ZIS).

Pihaknya akan sosialisasikan kepada para bendahara tentang mekanisme pembayarannya sebagaimana ketentuan Baznas Enrekang.

"Kita akan sosialisasikan ke bendahara desa sesuai aturan yaitu jumlah akumulasi gaji dan tunjangan di kalikan 2, persen setiap bulan atau pertiga bulan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved