KPU Gowa Pastikan Siap Hadapi Gugatan Caleg Gerindra di MK

"KPU Gowa sudah siap menghadapi gugatan di Mahkamah Konstitusi," kata Ketua KPU Gowa Muhtar Muis ketika dikonfirmasi Tribun, Rabu (3/7/2019).

KPU Gowa Pastikan Siap Hadapi Gugatan Caleg Gerindra di MK
ari maryadi/tribungowa.com
Ketua KPU Gowa, Muhtar Muis (kiri) ketika memimpin Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perhitungan Perolehan Suara Pemilihan Umum 2019, di Kantor KPU Gowa, Jumat (3/5/2019) lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa memastikan siap menghadapi gugatan yang diajukan salah satu peserta pemilu.

Gugatan tersebut diajukan oleh caleg Partai Gerindra, Ria Efendy, atas dugaan pengurangan jumlah suara pada dua TPS.

"KPU Gowa sudah siap menghadapi gugatan di Mahkamah Konstitusi," kata Ketua KPU Gowa Muhtar Muis ketika dikonfirmasi Tribun, Rabu (3/7/2019).

Pria yang akrab disapa Ute ini melanjutkan, pihaknya telah menyiapkan jawaban serta sejumlah alat bukti apabila gugatan tersebut diteruskan ke persidangan.

TRIBUNWIKI: Pimpin 450 Prajurit Misi Tempur ke Papua, Ini Profil Komandan Yonif 721 Makkasau

Ratusan Camaba Mendaftar di Unismuh Palopo, Ini Alasannya

Meski demikian, dirinya belum membocorkan apa-apa saja alat bukti tersebut. Menurutnya hal itu baru akan ia ungkap ketika diagendakan persidangan di MK.

"Yang pasti KPU sudah siapkan jawaban dan dokumen alat bukti yang akan dibawa ke persidangan di MK," imbuhnya.

Diketahui, caleg Gerindra Ria Efendy mengklaim, jumlah suaranya mengalami pengurangan pada dua tempat pemungutan suara (TPS) Desa Tanah Bangkala Kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa.

Menurutnya, pengurangan tersebut berjumlah 17 suara pada TPS 5 dan TPS 6.

"Jadi saya mengajukan gugatan didasari pengakuan masyarakat yang mempertanyakan hasil pencoblosannya. Dari pengakuan mereka, ada perbedaan dengan hasil rekap suara," kata Ria kepada Tribun, Rabu (3/7/2019).

Ketua PKK Sulsel Sosialisasi Bahaya Sampah Plastik

Sulfan Sulo Imbau Bawaslu Kabupaten di Sulbar Bersiap Hadapi Pilkada 2020

Ria menuturkan, sebanyak 51 masyarakat di dua TPS tersebut menyatakan diri telah memilih dirinya. Akan tetapi, jumlah suara di TPS hanya berjumlah 34 suara. Oleh karena itu, diri merasa kehilangan suaranya sebanyak 51 suara.

"Jadi itu yang kami ajukan ke MK. Karena 51 menyatakan menusuk kolom saya ketika di bilik suara," sambungnya.

Ria Efendy melanjutkan, dirinya juga telah menyerahkan sejumlah alat bukti ke MK. Alat bukti tersebut diantaranya C1 serta surat penyataaan 51 warga.

Selisih 11 Suara

Ria Efendy merupakan caleg DPRD Gowa pada Pileg 2019 ini. Ia bertarung di Dapil 6 yang meliputi Kecamatan Bajeng dan Kecamatan Bajeng Barat.

Berdasarkan rekapitulasi hasil penghitungan suara KPU Gowa, Ria Efendy berada di urutan kedua untuk Caleg Gerindra dapil 6.

Ria meraup 2.629 suara. Ia kalah 11 suara dengan caleg urutan pertama, Nasruddin Dg Sitakka yang meraup 2.640.

Meski demikian, Ria Efendy mengklaim sejatinya meraup 2.894 suara. Ia mengaku suaranya mengalami pengurangan pada sejumlah TPS lain.

"Tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa, karena saya orang baru di politik. Saya tidak tahu caranya membuktikan," katanya.

Untuk itu, ia hanya mengajukan gugatan pada TPS 05 dan TPS 06 di Desa Tanah Bangka Kecamatan Bajeng Barat.

"Kami dan pengacara yakin gugatan kami akan dikabulkan MK. Keyakinan saya 90 persen," tandasnya.

Laporan Wartawan Tribun Gowa @bungari95
 

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved