Hadapi PHPU Pileg, KPU Mamasa Kembali Buka Kotak Suara

Dibukanya kotak suara ini guna menyiapkan materi sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK)

Hadapi PHPU Pileg, KPU Mamasa Kembali Buka Kotak Suara
semuel/tribunmamasa.com
Ketua KPU Mamasa Kony Rambulangi saat membuka Kotak Suara Pemilu 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kembali membuka kotak suara hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Dibukanya kotak suara ini guna menyiapkan materi sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan digelar beberapa waktu yang akan datang.

Pembukaan Kotak suara ini dilakukan di Kantor KPU Mamasa, di Rantebuda, Kecamatan Mamasa.

Ketua KPU Mamasa Jony Rambulangi mengatakan, pembukaan kotak dilakukan sebagai tindak lanjut dari surat KPU RI kepada KPU Provinsi di seluruh Indonesia, yang kemudian dilanjutkan ke KPU Kabupaten.

"Ini untuk menyiapkan seluruh dokumen pada sidang PHPU Pileg ke depannya," terang Jony Rambulangi, Rabu (3/7/2019).

Ia menjelaskan, dalam kota suara yang dibuka, ada beberapa dokumen yang diambil untuk dibawa pada sidang nantinya sebagai alat bukti.

Adapun dokumen yang dimaksud yakni C1 berhologram, C1 Plano Berhologram, Formulir C7 atau daftar hadir pemilih di TPS sesuai dengan yang dimohonkan oleh pemohon dan formulir ADPK, DA1 dan DAA1.

Senada itu Komisaris KPU Mamasa Divisi Tehnis Marthen Buntu Pasau mengatakan, pembukaan Kotak suara Pemilu berdasarkan surat edaran KPU RI no 984.

"Kita disuruh untuk berkoordinasi dengan pihak saksi parpol, kepolisian dan Bawaslu, untuk mengambil dokumen alat bukti yang ada dalam kotak suara," terangnya.

Sesuai perintah KPU RI, dokumen yang diinginkan, digandakan untuk dijadikan sebagai alat bukti PHPU Pileg di MK nantinya.

Laporan wartawan @rexta_sammy

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved