Komisi IV DPRD Sulbar Belajar Cara Peningkatan Prestasi Olahraga ke Dispora Sulsel

Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Arman Salimin yang pimpin rombongan menuturkan, tujuan kunjungan kerja ini, untuk memperlajari upaya peningkatan

Komisi IV DPRD Sulbar Belajar Cara Peningkatan Prestasi Olahraga ke Dispora Sulsel
Humas DPRD Sulbar
Komisi IV DPRD Sulbar melakukan kunjungan kerja ke Dispora Sulsel. Diterima Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sulsel Muhlis M 

TRIBUNMAMUJU.COM, MAKASSAR - Komisi IV DPRD Sulbar, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel, Kota Makassar, Selasa (2/7/2019).

Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Arman Salimin yang pimpin rombongan menuturkan, tujuan kunjungan kerja ini, untuk memperlajari upaya peningkatan prestasi olahraga di Sulsel, sehingga bisa menjadi referensi untuk diterapkan di Sulbar.

"Bagaimana pun Sulsel adalah provinsi induk dari Sulbar. Maka sangat wajar jika kita banyak belajar dari provinsi induk,"kata Arman Salimin, kepada Tribun, Selasa (2/7/2019).

Termasuk, lanjut politisi PAN itu, dalam hal peningkatan prestasi olahraga.

"Kita perlu mendapatkan info dan masukan terkait upaya pembinaan dan penganggaran sehingga cabang-cabang olahraga bisa berprestasi,"ujarnya.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sulsel Muhlis M yang menerima rombongan Komisi II DPRD Sulbar mengungkapkan, di Sulsel ada Peraturan Gubernur (Pergub) khusus mengatur tentang pembinaan olahraga prestasi.

"Termasuk sistem penganggarannya,"ucap Muhlis M.

Ia menjelaskan, di Sulsel anggaran pembinaan olahraga dianggarkan langsung ke Cabang Olahraga (Cabor) tidak melalui KONI.

"Kami dengan KONI hanya berkoordinasi terkait cabor, bukan terkait anggarannya. Untuk anggaran, kita langsung koordinasi dengan tiap Cabor. Ada Pergub yang dibuat khusus untuk peningkatan prestasi olahraga. Jadi, itu yang menjadi pedoman kami dalam melakukan pembinaan,"jelas Muhlis.

Ia menambahkan, untuk mendapatkan informasi tentang olahraga andalan atau unggulan di tiap daerah, maka pihaknya meminta kepada tiap Pemkab/Pemkot untuk mengusulkan satu Cabor andalan atau unggulan ke Pemprov untuk dibina.

"Jadi, kami minta ke bupati-bupati untuk mengusulkan satu cabor potensial untuk dibina. Dengan begini, kami lebih fokus untuk mengupayakan peningkatan prestasi cabor tersebut,"tambah Muhlis.

Sistem pembinaan bapak angkat juga diterapkan di Sulsel. Seperti pelibatan instansi baik pemerintah, BUMN, maupun swasta menjadi bapak angkat untuk membina cabor tertentu.

Menurut Arman Salimin, sistem bapak angkat perlu diterapkan di Sulbar. Instansi-instansi perlu dilibatkan untuk membina cabor tertentu demi mendukung peningkatan prestasi cabor tersebut.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved