Anggota DPRD Pangkep Ungkap Budidaya Ikan di Malaka dan Bantimurung Mati

Menurutnya, Dinas Perikanan selaku dinas yang menaungi tidak becus mengelola proyek ini dan tidak ada hasil yang dirasakan masyarakat.

Anggota DPRD Pangkep Ungkap Budidaya Ikan di Malaka dan Bantimurung Mati
Munjiyah Dirga/Tribun Timur
Anggota DPRD Pangkep dari partai Demokrat, Andi Ridha mengritik Dinas Perikanan Pangkep. 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE- Anggota DPRD Pangkep dari Partai Demokrat, Andi Ridha menyoroti Dinas Perikanan Pangkep di Desa Malaka dan Desa Bantimurung, Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Ia menyoroti dinas tersebut karena proyek budidaya Ikan di Malaka dan Bantimurung tidak memberi manfaat buat masyarakat setempat. 

Akhirnya ILC TVOne Tayang Lagi Malam ini, Jawaban Karni Ilyas saat Disebut Pengecut

Hanura Siapkan Karpet Merah untuk Iqbal Djalil di Pilwali Makassar 2020

"Itu Dinas Perikanan tidak becus kerjanya, kita prihatin masa anggaran sekitar Rp 200 juta itu semua ikan mati. Kan itu dipertanyakan kemana semua anggarannya?," ujarnya usai rapat pemandangan umum fraksi di kantor DPRD Pangkep, Selasa (2/7/2019).

Andi Ridha menyebut, Dinas Perikanan Pangkep menganggarkan proyek yang tidak bisa dikembangkan sendiri manfaatnya untuk masyarakat.

"Itu Dinas Perikanan Pangkep jangan menganggarkan hal-hal yang dianggap tidak bisa dilakukan. Kami di DPRD ini hanya membahas lalu menyepakati bersama," katanya.

Andi Ridha menyebut, teknik yang digunakan Dinas Perikanan ini ada yang tidak sesuai sehingga ikan semua mati.

Anggota DPRD Pangkep dari partai Demokrat, Andi Ridha mengritik Dinas Perikanan Pangkep.
Anggota DPRD Pangkep dari partai Demokrat, Andi Ridha mengritik Dinas Perikanan Pangkep. (Munjiyah Dirga/Tribun Timur)

Selain di dua desa tersebut, pihaknya di Fraksi Demokrat juga menemukan beberapa kecamatan yang hampir sama dengan yang terjadi di dua desa itu.

"Ini jelas merugikan, jangan terkesan menghambur-hamburkan uang dan habiskan anggaran dong untuk hal yang tidak bisa kalian lakukan," ungkapnya.

Bahkan, Andi Ridha meminta pihak inspektorat untuk turun mengaudit proyek tersebut di dua desa dan beberapa kecamatan yang memiliki proyek budidaya ikan.

"Saya minta pihak inspektorat audit proyek-proyek dari Dinas Perikanan Pangkep. Khususnya pengadaan budidaya ikan," jelasnya.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

A

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved