Waspadai Pembobolan Kartu Kredit Lewat Telepon, Begini Modusnya

Kartu Kredit korban dibobol untuk belanja di toko online senilai Rp 22.214.000.

TRIBUNGOWA.COM - Pengusaha berinisial ES menjadi korban penipuan lewat telepon.

Kartu Kredit korban dibobol untuk belanja di toko online senilai Rp 22.214.000.

Pria 34 tahun itu awalnya menerima panggilan telepon Sabtu 29 Juni 2019, pukul 09.45 wita.

Pelaku mengaku Customer Service kartu kredit dari bank konvensional ternama.

"Saya ditelepon seseorang yang mengaku dari perbankan. Dia menelepon dari nomor 0214710539," kata warga BTN Gowa itu Senin (1/7/2019).

Baca: VIDEO: Pengakuan Mahasiswa Asal Soppeng Bisa Bobol Kartu Kredit

Baca: Wow, Mahasiswa Olahraga Asal Sulsel ini Bobol Kartu Kredit untuk Belanja Online, Begini Aksinya?

Penelepon menawarkan penambahan limit Kartu Kredit dengan menyebut data-data dari kartu kredit korban secara detail dan lengkap.

"Saya tidak curiga sama sekali karena si penelepon ini menyebutkan data Kartu Kredit dan nasabah saya secara lengkap dan detail, sehingga saat itu saya menyatakan setuju," ujarnya.

Pelaku kemudian meminta korban menyebutkan enam digit kode yang diterima korban lewat pesan singkat.

Belum sempat melihat secara detail, pelaku kemudian meminta korban untuk menunggu 1 menit.

"Saat itu belum ada pesan masuk, kemudian dia menyuruh saya menunggu 1 menit dan setelah itu dia menelepon kembali di pukul 09.59 wita namun hanya menanyakan pesan berisi kode itu. Saya jawab belum masuk kemudian pelaku menyuruh saya menunggu 1 menit lagi," jelas ES.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved