Warga Minta Pemda Luwu Utara Serius Tagani Sungai Rongkong

Permintaan tersebut disampaikan sekitar 50-an warga, ketika melakukan aksi unjuk rasa di Sekretariat DPRD Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone.

Warga Minta Pemda Luwu Utara Serius Tagani Sungai Rongkong
Chalik/Tribun Timur
Para anggota DPRD Luwu Utara (depan) menerima aspirasi masyarakat terkait ancaman yang ditimbulkan Sungai Rongkong di Sekretariat DPRD Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Senin (1/7/2019) siang. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara, diminta serius menangani persoalan yang ditimbulkan oleh Sungai Rongkong.

Permintaan tersebut disampaikan sekitar 50-an warga, ketika melakukan aksi unjuk rasa di Sekretariat DPRD Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Senin (1/7/2019) siang.

Baca: Renault Koleos Ramaikan Pasar SUV di Makassar, Intip Harga dan Pilihan Warnanya

Baca: Harapan Kapolres ke 34 Anggota Polres Pangkep yang Baru Naik Pangkat

Menurut mereka, erosi yang disebabkan air Sungai Rongkong, mengancam keberadaan puluhan rumah dan lahan pertanian milik warga.

"Aliran sungai harus ditangani dengan cepat dan serius, karena sangat membahayakan," kata Randi, pengunjuk rasa asal Kelurahan Salassa, Kecamatan Baebunta.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Luwu Utara, Suaib Mansur, mengakui penaganan Sungai Rongkong seperti normalisasi belum sepenuhnya memuaskan.

Meski demikian, pihaknya tetap komitmen menagani masalah ini, walau diperhadapkan dengan keterbatasan alat berat dan anggaran.

"Belum memuaskan, kita aku itu. Tapi kita tetap melakukan berbagai upaya menagani masalah ini," katanya.

Ketua Komisi III DPRD Luwu Utara, Karemuddin yang memimpin pertemuan tersebut, ikut menegaskan apabila persoalan ini harus ditagani secara serius.

"Untuk apa kita membangun jalan puluhan kilometer, kalau masih ada keluarga kita yang terancam akibat masalah sungai. Ini harus diselesaikan," paparnya.

Rabu (26/6/2019) lalu, warga Salassa juga menggelar aksi unjuk rasa di Jl Trans Sulawesi menuntut janji Bupati dan Wakil Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dan M Thahar Rum memperbaiki aliran Sungai Rongkong.

Janji yang mereka tuntut katanya disampaikan Indah-Thahar pada masa kampanye Pilkada 2015 lalu.

Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved