Satnarkoba Polrestabes Makassar Tembak Dua Betis Kurir asal Gowa

Tim Elang Satnarkoba Polrestabes Makassar menembak kurir narkoba jenis sabu-sabu asal Kabupaten Gowa, Afhal Iksandi (19).

Satnarkoba Polrestabes Makassar Tembak Dua Betis Kurir asal Gowa
darul/tribun-timur.com
Kasatnarkoba Polrestabes Makassar Kompol Diari Astetika, saat merilis pelaku kurir narkoba, Afhal Iksandi (19) warga Jl Poros Malino, Kabupaten Gowa. 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Elang Satnarkoba Polrestabes Makassar menembak kurir narkoba jenis sabu-sabu asal Kabupaten Gowa, Afhal Iksandi (19).

Afhal, warga Jl Poros Malino, Kabupaten Gowa itu ditembak tiga kali pada betis kiri dan kanannya karena berusaha melakukan perlawanan, Senin (1/7/2019) dinihari.

"Yang bersangkutan berusaha melakukan perlawanan saat diperbatasan Makassar dan Gowa," ungkap Kasatnarkoba, Kompol Diari Astetika saat rilis di Polrestabes, sore.

TRIBUNWIKI: Profil BIntang Hollywood Tom Cruise, Bakal Naik Ring UFC

Driver Grab Dapat Layanan Khusus dari BNI Makassar, Gratiskan TapCash Edisi Khusus

Afhal ditembak tim Elang unit Satnarkoba di perbatasan Gowa-Makassar. Saat itu tim dari rumah pelaku mengambil barang bukti narkotika sebanyak belasan paket sabu.

Total barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka Afhal kurang lebih ada 17 paket kecil dan sedang, atau sebanyak 100 Gram diamankan tim dari dua lokasi.

Lokasi pertama, saat penangkapannya di Jl RS Faisal, tepat depan RS Islam Faisal, Minggu (30/6) malam. Saat itu tim Elang amankan empat paket kecil dan sedang.

"Dikembangkan lagi, dan ternyata pelaku ini selain sebagai kurir dia juga menyimpan atau sebagai gudang, jadi di rumah pelaku kami amankan lagi 13 paket," jelas Diari.

 Link Live Streaming Indosiar Liga 1 2019 Babak II, Persebaya Surabaya vs Persela Lamongan Skor 1-1

Gegara Banyak yang Tak Lolos, CPNS 2018 Pakai Sistem Ranking, Akankah Dipakai Lagi di CPNS 2019?

Saat rilis kasus, Afhal mengaku aktivitas tersebut sudah dilakukan dalam setahun terakhir. Setidaknya ada lima kali pelaku mengantar dan menyimpan narkotika.

"Sudah satu tahun saya kerja begini pak, saya digaji lima juta kalau sekali antar. Ini yang paling banyak saya antar, sebelum-sebelum ini sedikit saya antar," katanya.

Penyidik Satnarkoba Polrestabes pelaku Afhal dengan pasal 114 ayat 2 dan pasal 112 auat 2 tentang UU Narkoba. Pelaku terancam 20 tahun kurungan penjara. (*)


Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun
 

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved