Pembunuh Kekasih di Waikaya Mamuju Tengah Terancam Hukuman Seumur Hidup

Korban adalah Fitriani (19) tak lain adalah kekasihnya sendiri. Bahkan, beredar kabar pembunuhan ini dilakukan jelang acara lamaran antara pelaku dan

Pembunuh Kekasih di Waikaya Mamuju Tengah Terancam Hukuman Seumur Hidup
Nurhadi
Pelaku pembunuhan di Dusun Waikaya, Desa Tasokko, Mamuju Tengah, ditahan di Polres Mamuju. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Pelaku pembunuhan di Dusun Waikaya, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, M Saleh, terancam dijerat pasal berlapis.

Korban adalah Fitriani (19) tak lain adalah kekasihnya sendiri. Bahkan, beredar kabar pembunuhan ini dilakukan jelang acara lamaran antara pelaku dan korban.

Kepala Dikbud Enrekang Jamin Sistem Zonasi Dalam PPDB Mudahkan Calon Siswa

Video Tumpahkan Miras di Pantai Bira Viral, Ketua PKB Bulukumba: Ini Kritik untuk Perda Keagamaan

Motif pembunuhan dilatarbelakangi kejengkelan pelaku terhadap korban, diduga ada perkataan korban yang membuat palaku merasa terusik, sehingga nekat menghabisi nyawa korban.

Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP Syamsurianyah, mengatakan, hingga saat ini masih terus melakukan penyidikan terhadap kasus tersebut.

"Rencana tindak lanjut, kami akan membawa beberapa barang bukti ke laboratorium forensik Makassar, karena ada beberapa hal yang kami minta dengan keterangan ahli, utama berkaitan dengan barang bukti,"kata Syamsuriansyah kepada Tribun.

Dikatakan, hingga saat ini tersangkat sudah ditahan, sejak tanggal 23 Juni 2019, untuk 14 hari, dan akan diperpanjang selama 60 hari.

"Saat ini teman-teman penyidik juga melengkapi berita acara pemeriksaan, baik pemeriksaan saksi maupun tersangka, seperti permintaan visum yang ditujukan kepada ahli atau dokter yang menangani pada saat korban di rumah sakit,"ujarnya.

Pelaku pembunuhan di Dusun Waikaya, Desa Tasokko, Mamuju Tengah, ditahan di Polres Mamuju.
Pelaku pembunuhan di Dusun Waikaya, Desa Tasokko, Mamuju Tengah, ditahan di Polres Mamuju. (Nurhadi)

Ia mengungkapkan, pasal yang menjerat tersangka, terdapat pasal subsider. Yakni pasal 340 KUHP, sub 338 dan sub 351 Ayat (1).

"Pasal 340 itu perencanaan, ancaman hukumannya seumur hidup. Kemudian 338 maksimal 14 tahun sedangkan 351 maksimal 9 tahun,"tutur Anca sapaan Kasat Reskrim Polres Mamuju.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 
Penulis: Nurhadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved