Gara-Gara Bersenggolan, Tiga Pemuda Ini Tega Bacok Korbannya, Kini Diciduk Tim Resmob Panakkukang

Tiga pemuda di Jl Campagayya Kota Makassar dibekuk tim Resmob Polsek Panakkukang, Sabtu (28/6/2019) pada pukul 03.00 Wita.

Gara-Gara Bersenggolan, Tiga Pemuda Ini Tega Bacok Korbannya, Kini Diciduk Tim Resmob Panakkukang
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Tiga pemuda asal Jl Campagayya Kota Makassar, saat diamankan anggota Resmob Panakkukang usai lakukan aksi penganiayaan berat (Anirat). (darul/tribun) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tiga pemuda di Jl Campagayya Kota Makassar dibekuk tim Resmob Polsek Panakkukang, Sabtu (28/6/2019) pada pukul 03.00 Wita.

Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim mengaku, ketiga pemuda itu dibekuk karena lakukan aksi pengeroyokan atau tindakan penganiayaan berat (Anirat).

Tiga pemuda asal Jl Campagayya tersebut adalah, Wawan alias Wan (20), Ilham alias Ilo (19), serta Riswanto alias Ciwank (19).

Baca: Ramai di Makassar, Dianggap Ganggu Tidur Siang Wagub Sulsel & Tak Berizin, Acara Musik Dihentikan

Baca: Polrestabes Makassar Ungkap 1 Kg Sabu, Ini Kata Ketua L-PKNM

Baca: 7 Fakta Acara Musik di Dekat Rujab Wagub Dihentikan, Tamu Balon 01 Makassar, Ganggu Adik Menteri

"Penangkapan ketiga pelaku berdasarkan pada laporan korban, ada juga barang bukti yang diamankan berupa parang, ini dipaki memyerang korbannya," kata Ahmad, pagi.

Kata Bripka Ahmad Halim, penangkapan tiga pemuda itu berdasarkan pada Laporan Polisi (LP) dengan nomor: LP / 257 / K / VI / 2019 / Restabes Mksr, Sektor kukang.

Penangkapan ketiga pemuda itu, saat tim Resmob Panakkukang yang dipimpin Panit II Reskrim Polsek, Ipda Roberth Haryanto Siga melaksankan patroli atau hunting.

"Jadi saat pak Panit melakukan patroli, itu ada informasi soal persembunyian pelaku penganiayaan setelah menganiaya seorang korbam di jalan Angkasa," jelas Ahmad.

Mengetahui itu, Ipda Roberth dan anggota Resmob menuju lokasi yang dimaksud dan mengamankan para pelaku, kemudian tiga pelaki tersebut digiring ke Posko Resmob.

Dari hasil introgasi, Ahmad menyebutkan ketiga pelaku mengaku penganiayaan dan pemarangan terhadap korban karena ada ketersinggungan setelah bersenggolan.

"Mereka bertiga ini berkendara motor di jalan Angkasa Panaikang dan senggolan korban, salah satu pelaku tidak menerima dan terjadi penganiayaan," tambahnya. (*)

 Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

A

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved