Anggota Menwa Wolter Mongisidi Latihan Mitigasi Bencana di BPBD Sulsel

Acara yang digelar Kementeian Pertahanan Kantor Wilayah (Kanwil) Sulsel dan BPBD Sulsel itu, juga diikuti sejumlab guru dan pemuda dari beberapa insta

Anggota Menwa Wolter Mongisidi Latihan Mitigasi Bencana di BPBD Sulsel
muslimin emba/tribun-timur.com
Puluhan anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) Wolter Mongisidi mengikuti sarasehan dan latihan mitigasi bencana di aula kantor BPBD Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sabtu (29/6/2019) siang. 
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Acara yang digelar Kementeian Pertahanan Kantor Wilayah (Kanwil) Sulsel dan BPBD Sulsel itu, juga diikuti sejumlab guru dan pemuda dari beberapa instansi dan organisasi.

"Pemberdayaan Wilayah Pertahanan ini merupakan program yang menyiapkan semua komponen yang ada di wilayah. Dalam rangka menghadapi berbagai ancaman, seperti ancaman non Militer, ncaman militer dan ancaman Mainset atau paham radikalisme," kata Kepala Kanwil Kemenhan RI Sulsel, Brigadir Jenderal TNI Wahyu Agung Prayitno.

Ahok Ulang Tahun ke-53, Ada Apa dengan Kesehatannya? Nicholas Sean Tulis Harapan untuk Sang Ayah

 Sepedaan di Akhir Pekan, Tingkah Lucu Sandiaga Saat Nyemplung ke Sawah


"Ancaman non militer salahsatunya bencana. Sehingga kementrian Pertahanan dalam hal Ini Kantor Wilayah Sulsel, menyelenggarakan Pemberdayaan Wilayah Pertahanan khususnya dalam mitigasi bencana. Agar semua komponen yang berada di wilayah paham tentang mintigasi bencana," jelasnya.

Pihaknya pun menargetkan akan menggelar program rutin khusus mitigasi bencana itu dengan menggandeng instansi lainnya.

"Mudah-mudahan langkah ini bisa diikuti semua pihak, untuk mendorong dan memotivasi dan mengedukasi, serta bersinergi dalam rangka meningkatkan kesedaran masyarakat dalam hal penanggulangan bencana," terang Wahyu.

Saat ini, kata Wahyu, Mewa Wolter Mongisidi memiliki anggota aktif sebanyak 300 orang yang siap diberdayakan ke lokasi bencana.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Sulsel Syamsibar, yang ditemui usai memaparkan materi pokok terkait mitigasi dan penanggulangan bencana, mengungkapkan, kehadiran peserta program Pemberdayaan Wilayah Pertahanan ini nantinya dapat dikerahkan ke lokasi-lokasi bencana.

IKA SMP 2 Sajoanging Apresiasi Siswa Berprestasi

Hanya Tiga Hari, Deterjen dan Produk Pembersih Turun Harga di Alfamidi


"Materi yang kita akses ke peserta tentu yang paling relevan adalah skill. Jadi SDMnya ini adik-adik perlu ada pemahaman atau pengetahuan terkait dengan penanganan bencana," kata Syamsibar.


"Jadi selain pengetahuan, para peserta juga harus mengetahui alat-alat yang akan digunakan dilokasi bencana. Seperti, tenda, dapur umum dan perahu karet untuk evakuasi," jelasnya.
Usai mendapatkan materi, para peserta pun diajak ke halaman kantor BPBD Sulsel untuk mengenali sejumlah peralatan rescue atau penanggulangan bencana dengan menggelar simulasi. (*)

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

 
 

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved