88 Ribu Pekerja Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palopo

Saat ini, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan Palopo sebanyak 88.435 pekerja.

88 Ribu Pekerja Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palopo
Humas BPJS Ketenagakerjaan Palopo
Jumlah peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Palopo terus mengalami peningkatan peserta sebanyak 88.435 pekerja. 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Palopo, terus mengalami peningkatan.

Saat ini, jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan Palopo sebanyak 88.435 pekerja.

Baca: Sudah 4 Tahun Menara Masjid Al Markaz Maros Tak Kunjung Rampung, Patarai Amir Protes

Baca: TRIBUNWIKI: Ini 7 SMA Swasta di Area Kecamatan Bontoala Makassar, No 1 dan 6 Akreditasi A

Kepala Kantor Cabang Palopo, Hendrayanto mengatakan, jumlah tersebut merupakan jumlah pekerja, yang terdaftar sampai periode Mei 2019.

Jumlah tersebut terbagi dari 3 segmen pekerja yaitu, 48.201 pekerja terdaftar sebagai pekerja penerima upah/yang bekerja diperusahaan, 5.774 pekerja terdaftar sebagai pekerja mandiri, dan 34.460 pekerja yang bekerja pada sektor jasa konstruksi.

Perbandingan tahun lalu Mei 2018, jumlah peserta aktif mengalami penurunan. Dimana total peserta tahun lalu dengan periode yang sama sebanyak, 102.715 pekerja.

Jasa kontruksi sebanyak 86.770, 9.632 pekerja, penerima upah/yang bekerja diperusahaan, 6.313 pekerja mandiri.

"Dari total bulan yang sama dengan tahun lalu, peserta kami memang mengalami penurunan. Tapi penurunan itu terjadi, pada pekerja jasa konstruksi," tambah Hendrayanto, dalam rilisnya ke tribun-timur.

Namun memang jumlah pesertanya tergantung pada jumlah proyek yang berjalan, tapi peserta yang terdaftar bekerja di perusahaan dan peserta mandiri meningkat drastis dari tahun lalu.

Peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, dan kesadaran pengusaha atau pekerja tentang manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.

" Kami harap semakin banyak pekerja yang merasakan manfaat program jaminan sosial, karena tanpa jaminan sosial, tidak ada keadilan sosial," tambah Hendrayanto.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved