Polrestabes Makassar Amankan 1 Kg Sabu-Sabu Asal Malaysia, Kurirnya Ditembak

Polrestabes Makassar merilis kasus 1 Kilogram (Kg) Narkoba jenis sabu, di halaman depan Mapolrestabes, Jumat (28/6/2019) pagi.

Polrestabes Makassar Amankan 1 Kg Sabu-Sabu Asal Malaysia, Kurirnya Ditembak
TRIBUN TIMUR/DARUL AMRI
Polrestabes Makassar merilis 1 Kg narkoba jenis sabu, di halaman depan Mapolrestabes, Jumat (28/6/2019) pagi. Rilis 1 Kg sabu-sabu ini dipimpin langsung Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, didampingi Kasatnarkoba Mapolrestabes, Kompol Diari Astetika. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polrestabes Makassar merilis kasus 1 Kilogram (Kg) Narkoba jenis sabu-sabu, di halaman depan Mapolrestabes, Jumat (28/6/2019) pagi.

Rilis 1 Kg sabu-sabu ini dipimpin langsung Kapolrestabes Makassar Kombes Wahyu Dwi Ariwibowo, didampingi Kasatnarkoba Mapolrestabes, Kompol Diari Astetika.

Kombes Wahyu mengakui, penyelidikan dan pengungkapan sabu ini sejak tanggal 26 Juni, tepat di Jl Perintis Kemerdekaan, perbatasan antara Makassar dan Maros.

Baca: Earth Hour Makassar Edukasi Masyarakat Membuat Reusable Bag, Upaya Pengurangan Sampah Plastik

Baca: Balitbangda Makassar Gelar Workshop Kelitbangan, ini yang Dibahas

Baca: Siap-siap, 153 Kelurahan di Makassar Segera Diguyur Dana Segar

"Kita baru merilis kasus ini kasus harus dilakukan pengembangan kasusnya dulu, karena yang diamankan ini adalah kurir, pemiliknya belum," kata Kombes Wahyu.

Kurir yang diamankan adalah, Irsal Akbar alias Ichal (24) warga asal Watang Sawito, Kabupaten Pinrang. Ichal diamankan tim Ubur-ubur unit Satresnarkoba Polrestabes.

Barang bukti yang diamankan berupa, satu unit mobil Pick Up, dan 26 paket sabu-sabu berukuran sedang. Ukuran masing-masing paket diperkirakan berart 50 gram sabu.

"Barang bukti narkoba jenis abu-sabu ini berasal dari Malaysia, dari pengakunnya kurir ini rencana akan diantar ke seorang yang berada di Makassar," jelas Wahyu.

Selama melakukan pengembangan kasus oleh tim Ubur-ubur, pelaku Ichal terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena lakukan perlawanan saat pengembangan.

"Yang bersangkutan terpksa dilumpuhkan, karena melawan petugas saat dilakukan pengembangan mencari pelaku lainnya, ini masih dikembangkan," tambah Wahyu. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved