Pilpres 2019

Pasca Putusan MK, TNI-Polri Deklarasi Anti Kerusuhan di Gowa

Polres Gowa menggelar Deklarasi Anti Kerusuhan pasca pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi mengenai sengketa PHPU.

Pasca Putusan MK, TNI-Polri Deklarasi Anti Kerusuhan di Gowa
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Personel Polres Gowa dan Kodim 1409 Gowa membubuhkan tanda tangan di spanduk raksasa deklarasi Anti kerusuhan di Pelataran Museum Balla Lompoa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Polres Gowa menggelar Deklarasi Anti Kerusuhan pasca pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi mengenai sengketa Penetapan Hasil Pemilihan Umum (PHPU).

Deklarasi anti kerusuhan tersebut dilakukan di Pelataran Museum Balla Lompoa, Jumat (28/6/2019) siang ini.

Deklarasi tersebut diikuti langsung oleh Wakapolres Gowa Kompol Muh Fajri Mustafa dan Kasdim 1409 Gowa Mayor Inf Husain bersama para pejabat dan tamu undangan lainnya.

Baca: Radisyah Melati, Cucu SYL Pilih KKN di Gowa Setelah Dapat Masukan dari Sang Kakek

Baca: 6.446 Akseptor Baru Ditarget Lahir di Gowa

Baca: Yayasan Wahyu Mandiri Gowa Kini Dijadikan Lokasi Praktikum Mahasiswa Prodi Kessos UIN Makassar

Tak hanya itu, seluruh gabungan personel Polres dan Kodim Gowa, Bhayangkari, Persit, serta dari unsur pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Gowa juga turut serta dalam Deklarasi Anti Kerusuhan ini.

Selain mengucapkan deklarasi, para peserta juga turut membubuhkan tanda tangannya di spanduk raksasa yang telah disiapkan.

Personel Polres Gowa dan Kodim 1409 Gowa membubuhkan tanda tangan di spanduk raksasa deklarasi Anti kerusuhan di Pelataran Museum Balla Lompoa.
Personel Polres Gowa dan Kodim 1409 Gowa membubuhkan tanda tangan di spanduk raksasa deklarasi Anti kerusuhan di Pelataran Museum Balla Lompoa. (TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI)

Wakapolres Gowa Kompol Muh Fajri Mustafa menyebut deklarasi tersebut sebagai wujud komitmen dan dukungan penuh terhadap gerakan Anti Kerusuhan dan Kekerasan.

"Deklarasi ini juga kita lakukan sebagai bentuk dukungan kita untuk siap mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan sejuk," kata Fajri.

"Jadi deklarasi ini secara khusus menyikapi penyelenggaraan Pemilu 2019 agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan," tambahnya.

Perwira polisi satu melati ini pun berharap, momen deklarasi ini dapat dimaknai seluruh peserta.

Khususnya masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan antar satu sama lain, dengan tidak mudah terhasut akan informasi yang dapat menimbulkan perpecah belahan.

"Dengan deklarasi yang telah kita lakukan, mari sama-sama kita jaga kekompakan dan rasa persaudaraan antar satu sama lain, khususnya dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat," tutup Kompol Muh. Fajri Mustafa.

Laporan Wartawan Tribun Gowa @bungari95

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved