Enam Bulan Terakhir, 156 Warga Kabupaten Takalar Pilih jadi Janda

Kasus perceraian di Kabupaten Takalar, Selama enam bulan terkhir, didominasi oleh permintaan gugatan istri kepada suaminya.

Enam Bulan Terakhir, 156 Warga Kabupaten Takalar Pilih jadi Janda
darullah/tribuntakalar.com
Panitera muda gugatan Pengadilan Agama Takalar, Muh Kasim. 
TRIBUNTAKALAR.COM, TAKALAR - Kasus perceraian di Kabupaten Takalar, selama enam bulan terkhir, didominasi oleh permintaan gugatan istri kepada suami.

Panitera Muda gugatan Pengadilan Agama Takalar, Muh Kasim menjelaskan, kasus perceraian selama enam bulan ini, didominasi oleh permintaan istri kepada suami dengan berbagai alasan. 

"Enam bulan ini sudah 156 kasus perceraian, dan lebih dominan permintaan istri," kata Muh Kasim kepada TribunTakalar.com, Jumat (28/6/2019). 

 TRIBUNWIKI: Terpilih Kembali di DPRD Barru, Ini Profil Muhammad Ikbal

Gempa Bumi Hari Ini 4,6 SR di Luwu Timur atau Lutim, Terasa Hingga di Morowali, Baca Doa Berikut

Lanjutnya, ada beberapa faktor istri menggugat cerai suaminya, termasuk perselingkuhan, kekerasan dalan berumah tangga dan ekonomi. 

"Dan lebih banyak gara-gara faktor ekonomi dan KDRT," tambahnya.

3 Permintaan Prabowo Subianto ke Pendukungnya Usai Kecewa Hasil Putusan Mahkamah Konstitusi

Direktur Politani Pangkep Lantik 6 Ketua Jurusan dan Prodi Periode 2019-2023, Siapa Saja Dilantik?


Dari hasil sufei, permintaan istri yang menggugat cerai, rata-rata dari kalangan menikah muda.

"Penggugat cerai rata-rata masih muda, setahun menikah, dan pernikahannya merupakan pilihan sendiri," ungkap Kasim.

Laporan wartawan TribunTakalar.com, Darullah, @uul_darullah.
 

Langganan Berita Pilihan 
tribun-timur.com di Whatsapp 
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Darullah
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved