Masika ICMI Sulsel Diskusi Bareng Prof Jimly Asshiddiqie
Dalam diskuisi itu, mantan Ketua MK yang juga sekaligus anggota DPD RI terpilih, Prof Jimly Assiddiqie memaparkan
Penulis: Abdul Azis | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Masika ICMI Orwil Sulsel gelar diskusi bertema ‘MK dan Kerukunan Nasional pasca-Pilpres’ di Aula Institute Bisnis dan Keuangan Nitro, Makassar, Rabu (26/6/2019).
Diskusi itu dihadiri pengurus ICMI Pusat Jafar Hafsah bersama Tamsil Linrung. Turut hadir dari ICMI Orwil Sulsel Andi Tamsil, dan Ketua STIM Nitro Prof Marzuki DEA.
“Kegiatan ini adalah salah satu program Bidang Hukum dan HAM,” kata ketua Masika ICMI Sulsel Ardiansyah S Pawinru kepada Tribun, Rabu (26/6/2019).
Dalam diskuisi itu, mantan Ketua MK yang juga sekaligus anggota DPD RI terpilih, Prof Jimly Assiddiqie memaparkan bahwa jika manajemen mampu menyelesaikan masalah, maka inilah kekuatan organisasi.
“Manajemen mampu mengatasi problem kelembagaan negara dan kelembagaan bisnis. Semangat institusi harus ditularkan. Termasuk bidang ilmu yang dimiliki Masika ICMI,” kata Prof Jimly.
Ia mengatakan, saat ini terjadi deinstitusionalisasi politik pasca Pilpres 2019. Menurutnya, harus ada agenda merujukkan hal itu. Olehnya, sebaiknya segala keluhan diarahkan ke MK, sebab MK adalah tempat penyaluran.
“Tempat menyelesaikan masalah. Kita harus saling mendengar satu sama lain, jangan merasa benar sendiri. Ini bisa jadi semangat rekonsiliasi dua kelompok berbeda pilihan di pilpres,” tegas Prof Jimly.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan kunjungan Presidium ICMI Pusat di Makassar, di antaranya di Unismuh dan Halalbihalal di Rujab Wali Kota Makassar.(zis)
Laporan Wartawan tribuntimur.com/ Abdul Azis Alimuddin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/masika-icm12.jpg)