Luwu Timur Endemis Rabies, Segini Jumlah Kasusnya dalam 3 Tahun

Kegiatan dilaksanakan Dinas Kesehatan Luwu Timur sebagai upaya meminimalisir angka korban gigitan hewan penular rabies.

Luwu Timur Endemis Rabies, Segini Jumlah Kasusnya dalam 3 Tahun
ivan/tribunlutim.com
Sosialisasi pengendalian rabies terpadu dengan pendekatan One Health di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (27/6/2019). 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Ada 1.838 kasus gigitan hewan di Kabupaten Luwu Timur dari 2016 sampai Mei 2019.

Jumlah itu membuat Kabupaten Luwu Timur termasuk daerah yang endemis rabies.

Penyakit rabies atau penyakit anjing gila merupakan penyakit menular yang bersifat zoonotik yaitu dapat ditularkan dari hewan kepada manusia.

Itu terungkap dalam sosialisasi pengendalian rabies terpadu dengan pendekatan One Health di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (27/6/2019).

Kegiatan dilaksanakan Dinas Kesehatan Luwu Timur sebagai upaya meminimalisir angka korban gigitan hewan penular rabies.

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, April mengatakan tujuan sosialisasi agar semua peserta dapat menyebarluaskan informasi kepada seluruh lapisan masyarakat tentang bahaya penyakit rabies.

Beberapa upaya sudah dilakukan oleh dinas kesehatan untuk mengatasi masalah rabies seperti di tingkat Puskesmas.

Dalam mengendalikan penyakit rabies, sudah dilakukan sosialisasi kepada kepala desa, kader, bidan, PKK. Kegiatan sudah berjalan di empat Puskesmas dari 17 Puskesmas di Luwu Timur.

"Terlepas dari upaya tersebut, rabies tetap menjadi perhatian serius di kabupaten yang membutuhkan upaya terpadu yang lebih intensif," kata April.

Plt Asisten Ekbang dan Pengembangan Infrastruktur Luwu Timur, Budiman berharap sosialisasi tidak berhenti begitu saja.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved